Kumparan Logo

Mengenal Penyakit Necrotizing Enterocolitis yang Bisa Terjadi pada Bayi Prematur

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bayi Prematur Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Bayi Prematur Foto: Shutterstock

Setiap orang tua tentu ingin bayi lahir dengan kondisi sehat dan sempurna. Namun, beberapa kondisi bisa saja membuat bayi lahir prematur atau lahir kurang bulan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari faktor kesehatan ibu atau bayi itu sendiri.

Bayi prematur lebih rentan mengalami masalah kesehatan. Ya Moms, bayi prematur mungkin saja memiliki penyakit bawaan yang bisa membahayakan kesehatannya. Salah satu penyakit yang bisa menyerang bayi prematur adalah Necrotizing Enterocolitis (NEC).

Mom Junction melansir, NEC adalah penyakit usus yang biasa terjadi pada 10 persen bayi lahir prematur. Sebenarnya, penyakit ini dapat terjadi pada setiap bayi baru lahir, tetapi lebih sering terjadi pada bayi prematur dengan berat kurang dari 1,8 kilogram.

Sangat kecil kemungkinan NEC terjadi pada bayi yang lahir dengan berat badan normal atau cukup bulan. Penyakit ini terjadi ketika terdapat peradangan jaringan pada usus, terutama usus besar bayi. Nah Moms, kondisi peradangan ini dapat merusak jaringan usus bayi hingga berisiko fatal.

Penyebab NEC pada Bayi Prematur atau Bayi Baru Lahir

Bayi Prematur Foto: Shutterstocks

Mengutip Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), sampai saat ini penyebab pasti NEC masih belum diketahui. Namun, beberapa faktor disebut memengaruhi risiko lebih tinggi bayi mengalami NEC.

Bayi prematur dengan berat badan rendah lebih berisiko terkena NEC. Selain itu, adanya infeksi gastrointestinal atau sistem pencernaan dan penyakit neonatus lainnya pada bayi juga meningkatkan risiko penyakit ini, Moms.

Beberapa ibu mungkin mengalami kondisi tertentu yang membuatnya tidak bisa memberikan ASI. Nah, pemberian susu formula pada bayi prematur juga sangat berisiko untuk sistem pencernaannya, sehingga dapat menyebabkan NEC.

Tanda dan Gejala NEC pada Bayi Baru Lahir

Setiap bayi bisa menunjukkan gejala NEC yang berbeda, tergantung pada tingkat keparahan dan kesehatan bayi secara keseluruhan. Gejala biasanya dimulai dalam waktu setidaknya dua minggu setelah lahir.

kumparan post embed

Gejala NEC pada bayi baru lahir mencakup intoleransi makanan, perut kembung atau bengkak, perubahan warna perut menjadi kemerahan, muntah hijau, adanya darah dalam tinja, demam, detak jantung yang melambat hingga tekanan darah rendah. Apabila si kecil mengalami gejala tersebut, maka segeralah bawa bayi ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan ya, Moms.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis