Kumparan Logo

Momen Anak Citra Kirana Lepas Klamp Sunat

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Keluarga Citra Kirana.
 Foto: Instagram/@citraciki
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga Citra Kirana. Foto: Instagram/@citraciki

Sunat atau khitan pada anak laki-laki merupakan salah satu hal yang penting dilakukan karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Diketahui, sunat dapat mencegah penyakit kanker penis dan infeksi saluran kemih.

Bahkan agar terhindar dari penyakit tersebut, para ahli kini justru menyarankan sunat dilakukan sejak bayi, lho Moms. Terutama saat si bayi belum aktif bergerak sehingga perawatan sunatnya lebih mudah.

Hal ini pula yang baru saja dilakukan oleh pasangan selebriti Citra Kirana dan Rezky Aditya. Mereka baru saja mengkhitan putra pertamanya, Keene Atharrazka Aditya, pada 16 Januari 2021 lalu.

kumparan post embed

Sekitar satu minggu setelah disunat, Citra Kirana memberikan kabar terbaru bahwa anaknya yang berusia 5 bulan itu sudah melepas klamp sunatnya. Momen pelepasan klamp sunat Athar pun diabadikan oleh Citra dan Rezky melalui saluran Youtube mereka.

“Athar mau dibuka klamp-nya hari ini,” kata Rezky di dalam videonya.

Dalam video tersebut, terlihat pasangan yang menikah pada 1 Desember 2019 itu mengundang tenaga medis ke rumah untuk melepas klamp sunat anaknya. Sebelum proses pelepasan klamp dimulai, dokter menjelaskan kondisi yang akan dialami Athar setelah pelepasan klamp.

instagram embed

Menurut dokter, lapisan kulit penis Athar akan menghitam akibat dari jepitan klamp, namun kulit mati tersebut lama kelamaan akan mengelupas atau meluruh dengan sendirinya. Tak lupa, dokter juga memberikan arahan terkait perawatan penis Athar setelah disunat, seperti pemberian betadine rutin pada area kulit mati agar segera kering dan terkelupas.

Setelah itu, Athar harus direndam di dalam air hangat selama 5-10 menit sebelum dilepas klamp-nya. Perendaman air hangat ini berfungsi untuk memudahkan dokter melepas klamp tabung yang menjepit area penis dan meminimalisir rasa sakit pada Athar.

kumparan post embed

Citra dan Rezky terlihat setia mendampingi Athar saat proses pelepasan klamp. Meski Citra merasa ketakutan dan tidak ingin melihat prosesnya, ia tetap tidak melepaskan genggaman tangannya dari sang anak. Athar yang awalnya terlihat tenang dan ceria, langsung menangis saat dokter melepas klamp tabungnya. Citra dan Rezky pun langsung mencoba menenangkan dan menghibur Athar. Tak lupa Citra juga melemparkan pujian kepada anaknya tersebut.

“Asyik deh, Athar sekarang udah dewasa nih ya,” kata Citra.

Ilustrasi sunat pada bayi Foto: Shutterstock

Metode Sunat yang Digunakan Anak Citra Kirana

Menurut laman resmi Rumah Sunat dr. Mahdian, terdapat beberapa metode sunat yang dipraktikkan di Indonesia. Seperti sunat konvensional yang dilakukan dengan pembiusan terlebih dahulu kemudian kulup baru dipotong dengan pisau bedah.

Lalu sunat laser, yakni metode yang dilakukan menggunakan alat seperti pistol dan tidak menimbulkan pendarahan saat pemotongan kulit penis. Metode ketiga adalah klamp yang bekerja dengan menjepit kulup penis di dalam sebuah tabung, setelah itu hasil jepitannya akan dibuang.

kumparan post embed

Nah Moms, metode sunat ketiga inilah yang digunakan oleh Citra Kirana dan Rezky Aditya untuk anaknya. Metode sunat klamp biasanya menggunakan alat yang beragam, yakni smart klamp, alisklamp dan tara klamp yang dibedakan berdasarkan bentuk penjepitnya.

video youtube embed

Metode klamp memakan waktu sekitar 10 menit untuk proses penyunatan. Ya, metode ini terbilang lebih cepat daripada dua metode sebelumnya yang bisa memakan waktu 20 menit hingga 1 jam. Setelah itu, tabung klamp akan tetap menempel pada penis anak selama kurang lebih satu minggu, kemudian baru dilepas.

Sunat dengan metode klamp juga memiliki beberapa kelebihan, yakni mengurangi risiko pendarahan, tanpa jahitan atau perban, sehingga lebih mudah perawatannya. Bahan anak langsung bisa beraktivitas setelah disunat dan boleh terkena air. Selain itu, alat yang digunakan juga bersifat sekali pakai, sehingga terjamin kebersihannya.

Reporter: Hutri Dirga Harmonis

kumparan post embed