Kumparan Logo

Moms, Jangan Ajak Anak Berenang saat Batuk Pilek! Ini Alasannya

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak bayi berenang. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak bayi berenang. Foto: Shutterstock

Pemilik akun Instagram @jennyliachristyanie, membagikan pengalaman anaknya yang mengalami infeksi usai berenang saat sedang pilek.

Menurut orang tuanya, sang anak beberapa bulan lalu les berenang dalam kondisi pilek hingga akhirnya mengalami infeksi.

Padahal, putrinya itu akan mengikuti kompetisi renang. Sehingga terpaksa harus berhenti berlatih sampai benar-benar pulih.

instagram embed

Lantas, Apa Benar Anak yang Sedang Batuk Pilek Tidak Disarankan Berenang?

Kata Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp. A, anak yang sedang mengalami batuk pilek memang tidak disarankan untuk berenang. Sebab, batuk pilek pada anak paling sering disebabkan oleh infeksi virus pada saluran napas. Infeksi virus ini sangat mudah menular dan mudah bertahan hidup pada tempat yang lembap.

‘’Misalnya airnya kemasukan telinga gitu kan airnya tidak langsung keluar. Nah itu juga bisa masuk ke saluran eustachius yang menghubungkan antara telinga, hidung, dan tenggorokan," tutur dr. Aisya kepada kumparanMOM, Rabu (13/11).

Yang Terjadi Bila Anak Berenang saat Batuk Pilek

Selain itu, anak yang berenang dalam kondisi batuk pilek juga bisa berdampak:

Ilustrasi anak batuk. Foto: Jeanette Virginia Goh/Shutterstock

1. Meningkatkan risiko penularan batuk pilek pada anak lainnya saat berenang.

2. Saat anak mengalami infeksi virus di saluran napas, maka gejala prodromal yang sering kali dialami oleh anak adalah demam hingga nyeri otot.

3. Berenang saat kondisi sedang tidak fit menyebabkan stamina anak menurun, tidak bisa menikmati berenang, dan jadi lebih cepat lelah.

"Oleh karena itu aktivitas yang terlalu berat sebaiknya dihindari untuk sementara waktu," katanya.

Kolam Renang Jadi Sumber Penyakit

Menurut dr. Aisya, kolam renang bisa menjadi sumber penyakit. Oleh karena itu, penting juga untuk memastikan daya tahan tubuh si kecil sebelum berenang. Anak yang akan berenang disarankan dalam kondisi yang fit.

"Olahraga yang sebetulnya bisa meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan manusia tetapi tanpa disadari aktivitas tersebut ternyata juga bisa menyebabkan tertular penyakit," ujar dr. Aisya.

Ilustrasi anak berenang. Foto: Shutterstock

Perhatikan Hal Ini Sebelum Anak Berenang

Sehingga, penting untuk memastikan hal ini sebelum anak berenang:

-Anak berenang saat kondisinya fit

-Pilih kolam renang yang tidak kotor ya

-Pilih kolam renang yang tidak terlalu ramai

-Sebaiknya makan sebelum berenang, sebab berenang butuh energi yang besar

-Membawa minuman hangat

-Bilas dengan air setelah berenang karena kaporit di kolam renang membuat kulit kering

-Oleskan body lotion untuk melembabkan kulitnya usai berenang.

kumparan post embed