Moms, Lakukan 5 Hal Ini jika Anak Tak Suka Olahraga

Olahraga sangat baik bagi perkembangan motorik dan kesehatan anak. Namun sayangnya, tak semua anak suka beraktivitas di luar ruangan maupun merasa risi bila mesti berkeringat. Sebagian anak lebih suka berkutat dengan gadget dan bersantai saja di dalam rumah. Jika si kecil menunjukkan bahwa ia tak suka olahraga, lantas apa yang bisa orang tua lakukan?
Hadapilah dengan kepala dingin, Moms. Soal minat bagi anak-anak, memang cenderung masih bisa berubah-ubah, dan tentu saja Anda masih bisa membantu mengarahkan dan memberikan dukungan. Alih-alih memaksa anak, yang justru bisa membuat ia protes dan membenci olahraga, sebaiknya lakukan hal berikut:
1. Temukan Alasannya

Terlalu dini untuk menyimpulkan anak Anda sama sekali tidak menyukai olahraga. Bisa jadi ada masalah yang ia alami saat pelajaran pendidikan olahraga di sekolah yang membuatnya tak nyaman, Moms. Tanyakan baik-baik pada si kecil alasan ia tak menyukai olahraga. Jika Anda tak berhasil menemukan jawabannya, Anda bisa bertanya pada guru atau pelatihnya di sekolah.
Masalah yang sering terjadi adalah anak dibully oleh teman-teman sebaya, merasa tidak mampu, tidak percaya diri karena bentuk badannya, dan lain-lain. Jika Anda tahu alasan si kecil tidak suka olahraga, maka tentu akan lebih mudah menemukan solusinya.
2. Sering Ajak Keluar Ruangan

Tiap ada waktu luang, ajaklah si kecil untuk keluar ruangan. Hal ini merangsangnya untuk menyukai kegiatan outdoor. Perlahan ia akan berpikir bahwa berkegiatan di luar seperti berjalan di taman, bersepeda di sepanjang bantaran sungai, atau bermain voli pantai juga tak kalah menyenangkan! Sering keluar ruangan juga membuka peluang untuk anak mendapatkan teman sebaya yang suka berolahraga, dan ia bisa bergabung dan tidak olahraga sendiri.
3. Ajak Ia Menonton Pertandingan Olahraga

Anda tak bisa memaksa si kecil menyukai olahraga, tapi ibu bisa mendorongnya dengan cara halus. Salah satu caranya adalah dengan sering mengajak ia menonton pertandingan olahraga, seperti Asian Games. Mulai dari basket, berkuda, sepak bola, renang, dan lain-lain. Makin bervariasi pertandingan yang ia tonton, makin mudah ia menentukan cabang olahraga yang bakal ia suka, Moms.
4. Bantulah Ia Menemukan Olahraga Favoritnya

Si kecil barangkali bukan tidak menyukai olahraga, hanya saja belum menemukan cabang olahraga yang ia sukai. Bantulah anak menemukan hobinya dengan mendorongnya mencoba beberapa cabang olahraga. Misalnya, daftarkan ia pada trial klub basket junior, ajari ia bermain voli, ajak ia lari pagi tiap akhir pekan. Perlahan akan terlihat pada cabang olahraga mana yang ia terlihat paling nikmati.
5. Berpikiran Terbuka

Ketika semua cara sudah Anda coba agar si kecil menyukai olahraga, tapi ia tidak begitu antusias, waktunya Anda untuk relaks, Moms. Cobalah berpikiran terbuka. Tidak semua anak harus menyukai olahraga. Bisa jadi hobinya ada di bidang lain, misalnya seperti seni, teknologi, atau memasak. Biarkan si kecil mengeksplorasi bakat dan minatnya. Untuk kebutuhan aktivitas fisiknya, Anda bisa mengajaknya jalan kaki atau bersepeda keliling kompleks tiap akhir pekan. Ringan, sehat, tapi menyenangkan bukan?
