Kumparan Logo

Orang Tua Jarang Peluk Anak? Ketahui Dampak Buruknya, Moms

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ibu peluk anak. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibu peluk anak. Foto: Shutter Stock

Memeluk anak menjadi salah satu cara orang tua untuk menunjukkan kasih sayang pada buah hati. Banyak orang tua yang melakukan ini saat merasa gemas pada si kecil, rindu, atau sekadar untuk menenangkannya saat menangis.

Meski sederhana, memberikan pelukan pada si kecil dapat bermanfaat baik bagi orang tua dan anak lho, Moms. Mengutip Intermountain Healthcare, pelukan dari orang-orang tersayang akan membantu anak melepaskan hormon bahagia seperti, dopamin, oksitosin dan serotonin. Pelepasan hormon tersebut membuat anak merasa senang, nyaman dan rileks, sehingga bisa meningkatkan suasana hatinya.

Selain itu, pelepasan hormon oksitosin saat berpelukan dapat menurunkan detak jantung dan tekanan darah ke tingkat yang sehat. Artinya, berpelukan akan membuat tubuh Anda dan si kecil jauh lebih sehat.

Oleh karenanya, orang tua tidak perlu ragu untuk memberikan pelukan hangat pada anak setiap harinya. Sebab, anak-anak yang jarang mendapatkan pelukan dari orang tua, bahkan saat mereka membutuhkannya, bisa mengalami dampak buruk pada tumbuh kembang anak.

Dampak Bila Orang Tua Jarang Peluk Anak

Ilustrasi ibu dan anak berpelukan. Foto: Shutterstock

Mengutip Scientific Reports, pelukan mewakili tanda kasih sayang dan perhatian dari orang tua pada anaknya. Oleh karena itu, tindakan memeluk anak menjadi hal penting yang sangat mempengaruhi tumbuh kembang si kecil.

Dikutip dari Mom Junction, anak yang kurang mendapatkan pelukan dari orang tuanya mungkin kesulitan untuk mengidentifikasi emosi. Pelukan dapat meningkatkan rasa empati, sehingga anak-anak yang jarang dipeluk bisa kesulitan mengidentifikasi perasaannya sendiri atau perasaan orang lain.

Pelukan juga berarti kepercayaan. Oleh karenanya, anak-anak yang tidak dipeluk saat mereka menginginkannya, bisa kesulitan mempercayai orang lain atau memiliki trust issue, bahkan pada kedua orang tuanya.

Kemudian, akan timbul banyak pertanyaan di benak anak seperti, apakah ibu dan ayah menyayanginya atau tidak, hingga menganggap dirinya memiliki kelemahan yang membuat ibu dan ayah tidak mau memeluknya.

ayah dan anak perempuannya Foto: Shutterstock

Anak-anak yang tidak mendapatkan pelukan juga berisiko mengalami kesulitan dalam membentuk hubungan sosial di kemudian hari. Beberapa dari mereka bahkan mengalami penurunan rasa percaya diri dan harga diri yang bisa berdampak negatif pada tumbuh kembangnya.

Ya Moms, itulah beberapa dampak yang bisa dialami si kecil apabila Anda jarang atau tidak pernah memberikan pelukan sama sekali. Hal ini perlu di waspadai karena akan mengganggu tumbuh kembang si kecil, terutama pada kemampuan emosinya.

kumparan post embed

Sebaliknya, penting juga bagi ibu dan ayah untuk tidak memaksa memeluk anak-anak saat mereka tidak menginginkannya. Hal ini justru akan membuat anak terpaksa melakukannya dan merasa pelukan merupakan sebuah aturan yang bisa membuat anak takut ataupun trauma.

Jadi, sebaiknya berikan pelukan pada anak saat ia membutuhkannya atau saat si kecil menyetujui untuk menerima pelukan Anda ya, Moms.