Kumparan Logo

Pahami Bahaya Sharenting, Kebiasaan Orang Tua yang Suka Posting Anak di Medsos

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi orang tua memotret anak. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi orang tua memotret anak. Foto: Shutter Stock

Mengabadikan momen tumbuh kembang anak setiap harinya dengan merekam atau memotretnya menjadi kebahagiaan sendiri bagi orang tua. Tak jarang, ibu dan ayah juga membagikan foto atau video sang anak ke media sosial sehingga bisa dilihat oleh banyak orang.

Fenomena ini disebut dengan istilah sharenting yang sedang ramai belakangan ini. Perilaku sharenting ini mendapatkan banyak pro kontra dari berbagai pihak, terutama jika orang tua dianggap terlalu mengekspos anak dan keluarganya di dunia maya.

Sharenting juga dianggap bisa membahayakan keselamatan si kecil lho, Moms. Lantas apa sih bahayanya?

Kata Psikolog soal Bahaya Sharenting yang Perlu Dipahami Orang Tua

Ilustrasi orang tua memotret anak. Foto: Shutter Stock

Sharenting sebenarnya tidak selalu berdampak negatif apabila dilakukan dengan tepat. Sebab, para orang tua juga bisa berbagi informasi dan ilmu soal pengasuhan anak melalui sharenting ini. Namun, memang hal ini bisa jadi berbahaya jika dilakukan berlebihan, Moms.

“Apabila dilakukan berlebihan, dikhawatirkan data pribadi anak dan keluarga akan jatuh pada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga membuka celah untuk terjadi kejahatan,” ujar psikolog anak dari Rumah Dandelion, Binky Paramitha Iskandar., M.Psi., Psikolog pada kumparanMOM (21/7).

Orang tua juga perlu paham bahwa, hal-hal yang dilakukan anak di masa kecil seperti celotehannya mungkin terlihat lucu sehingga dengan mudah Anda bagikan ke media sosial. Padahal, bisa jadi hal itu adalah sesuatu yang memalukan bagi anak dan bisa menjatuhkan kepercayaan dirinya saat mereka tumbuh besar nanti. Oleh karenanya, sangat penting bagi ibu dan ayah untuk bijak memilah konten apa saja yang sebaiknya di posting atau tidak ke media sosial.

Cara Melakukan Sharenting yang Tidak Membahayakan Anak

Ilustrasi media sosial Facebook dan Instagram. Foto: MichaelJayBerlin/shutterstock

Tidak masalah jika Anda ingin membagikan potret dan tingkah lucu anak ke media sosial. Namun, sebaiknya perhatikan dulu beberapa hal ini agar keamanan anak dan keluarga Anda tetap terjaga ya, Moms.

Tidak Membagikan Data Pribadi

Ibu dan ayah disarankan untuk tidak membagikan data pribadi anak atau keluarga. Misalnya alamat sekolah, alamat rumah, nomor telepon, nomor identitas, dan informasi privat lainnya.

Minta Izin Anak

Anak-anak juga punya hak untuk menerima dan menolak perlakukan orang lain, bahkan jika itu orang tuanya sendiri. Jadi, biasakan untuk meminta izin dulu pada si kecil sebelum mengambil atau mengunggah foto dan video anak ke dunia maya, ya.

Perhatikan Isi Konten

Pastikan foto dan video yang Anda unggah hanya konten yang sopan dan tidak berisiko membuat anak merasa malu di masa depan.

kumparan post embed