Kumparan Logo

Panduan Ajari Anak Minum dan Simpan Obat dengan Aman

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
13
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Anak Belajar Memahami Obat-obatan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak Belajar Memahami Obat-obatan. Foto: Shutterstock

Anak-anak rentan mengalami sakit saat imunitas tubuhnya sedang menurun. Ketika sakit, orang tua biasanya akan memberikan obat untuk meredakan penyakitnya. Tetapi, semakin bertambah besar, anak juga perlu diajarkan tentang obat-obatan dan bagaimana menggunakannya dengan tepat, Moms.

Sebagai upaya menjaga kesehatan anak-anak, orang tua bisa mengajarkan mereka untuk membuat pilihan yang berguna hingga dewasa nanti. Mengutip laman Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), ada beberapa manfaat ketika orang tua mengajarkan anak tentang obat.

Mulai dari memahami cara penggunaan yang aman dan benar, bisa memutuskan kapan harus minum obat, hingga menghindari bahaya dari penyalahgunaan obat-obatan. Ajari juga bahwa ada waktunya kita perlu pergi ke dokter untuk mendapat obat yang sesuai dengan diagnosa, sehingga pengobatannya pun lebih maksimal.

Cara Ajari Anak Minum Obat Berdasarkan Usia

Berikut pedoman pemberian obat yang bisa diajarkan kepada anak-anak berdasarkan rekomendasi FDA sesuai usia:

Anak minum obat. Foto: Shutterstock

Anak Berusia 3 Tahun

- Jika anak memegang obat di rumah atau di mana pun, jangan pernah masukkan langsung ke mulut. Berikanlah kepada orang dewasa

- Minum obat-obatan dan vitamin hanya saat orang tua mengatakan anak boleh mengonsumsinya

Anak Berusia 5 Tahun

- Orang tua bisa menempelkan nama atau atau stiker di botol obat agar anak lebih bersemangat meminumnya.

- Jauhkan obat-obat milik orang dewasa atau yang bukan untuk dikonsumsi anak-anak

- Jika anak merasa tubuhnya masih sakit, segera beri tahu orang tua

Anak Berusia 6 Tahun

- Ajak anak untuk ikut membaca label kemasan bersama, mulai dari dosis dan saran pemberian

- Apabila orang tua lupa memberi obat pada waktunya, mintalah anak untuk segera mengingatkan

- Mintalah dokter untuk ikut menjelaskan ke si kecil tentang obat-obat yang digunakan, misalnya "kenapa harus diberi obat? obat ini untuk menyembuhkan apa? mengapa obat bisa menyembuhkan seseorang yang sakit?"

Ilustrasi Anak Belajar Memahami Obat-obatan. Foto: Shutterstock

Anak Berusia 7 Tahun

- Biasanya anak sudah mulai memahami langkah-langkah minum obat. Beri tahu mana yang bisa dilakukan sendiri, dan langkah mana yang perlu didampingi orang dewasa

- Apabila harus minum obat di sekolah, ingatkan anak kapan saja waktu meminumnya

- Pastikan anak paham berapa banyak dosis obat yang harus diminum

- Jangan minum obat di depan anak-anak di bawah 4 tahun, karena mereka mungkin mencoba meniru perilakunya

Anak Berusia 8 Tahun

- Jika harus minum obat setiap hari, orang tua bisa membuat daftar minumnya dan simpan atau tempel di barang yang selalu dipegang anak, seperti handphone atau notebook

- Diskusikan iklan obat yang dilihat di TV atau internet, agar anak memahami mengapa ada obat yang diiklankan dan tidak

- Beri pemahaman tentang adanya efek samping saat minum obat, misalnya jadi mengantuk atau sedikit mual

Ilustrasi Anak Belajar Memahami Obat-obatan. Foto: Shutterstock

Anak Berusia 9 Tahun

- Mintalah anak untuk menjauhkan tempat obat dari jangkauan anak kecil saat bepergian ke tempat lain

Anak Berusia 10 Tahun

- Apabila anak diresepkan obat antibiotik yang harus dihabiskan oleh dokter, berikan penjelasan mengapa perlu menghabiskannya

- Jika merasakan efek samping setelah minum obat, beri tahu kepada orang dewasa

- Simpan obat-obatan beserta kemasan aslinya di wadah yang aman

Anak Berusia 11-12 Tahun

- Anak diharapkan sudah bisa membaca tabel dosis pada obat yang dijual bebas

- Beri pemahaman ke anak mana obat yang masih bisa digunakan, dan mana yang perlu dibuang karena sudah kedaluwarsa

- Ajari si kecil untuk membuang obat pada pembuangan limbah yang tersedia atau tempat sampah jauh dari jangkauan anak-anak kecil serta hewan peliharaan

kumparan post embed