Kumparan Logo

Panduan Pakai Handphone dengan Aman Selama Hamil

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil bermain handphone. Foto: Dean Drobot/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil bermain handphone. Foto: Dean Drobot/Shutterstock

Handphone sudah menjadi kebutuhan sehari-hari dan tidak bisa dilepaskan. Dengan handphone, kini masyarakat bisa mendapatkan berbagai kemudahan, baik untuk berkomunikasi maupun bekerja. Namun, cukup amankah penggunaan handphone bagi ibu hamil? Karena selama kehamilan, wanita perlu menjaga kesehatan tubuh untuk dirinya sendiri maupun janin di dalam kandungan.

Ya Moms, beberapa orang mungkin khawatir tentang kemungkinan efek gelombang radio dari handphone atau gadget lainnya pada janin. Namun, benarkah kekhawatiran itu bisa berdampak pada bayi di dalam kandungan?

Penelitian soal Dampak Handphone pada Janin Selama Hamil

Meski tampak aman, namun para ibu hamil diminta tidak berlebihan menggunakan handphone. Sebab, beberapa penelitian, seperti dikutip dari laman Mom Junction, menunjukkan bahwa penggunaan handphone yang berlebihan selama kehamilan bisa menyebabkan durasi kehamilan lebih pendek, serta meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Ilustrasi ibu hamil bermain handphone. Foto: fizkes/Shutterstock

Penelitian lain yang yang dilakukan sekolah kedokteran Yale mengungkapkan wanita yang terpapar radiasi handphone secara berlebihan akan berdampak pada bayinya setelah lahir. Salah satunya berdampak pada perkembangan otak janin dan menyebabkannya menjadi hiperaktif. Kondisi ini terjadi ketika sang ibu menghabiskan banyak waktu untuk menelepon dengan handphonenya selama hamil. Namun perlu dicatat, ada kemungkinan ibu hamil yang sering menggunakan handphone selama kehamilan dan juga ternyata penderita ADHD (gangguan mental yang ditandai perilaku hiperaktif dan sulit fokus), maka berisiko menularkannya kepada anak-anak mereka.

Meski begitu, dampak dari radiasi ini masih terus diteliti oleh para peneliti. Sebab, peneliti juga masih meragukan apakah gelombang tersebut benar-benar dapat memengaruhi janin, karena tidak ada yang berani dengan sengaja mengekspos janin dengan potensi bahaya penggunaan handphone ibunya. Untungnya, handphone memancarkan semacam radiasi non-pengion --energi gelombang radio tingkat rendah--, dan tidak ada bukti ilmiah bahwa paparan secara khusus bisa berbahaya bagi seseorang.

Penggunaan Handphone yang Aman Selama Kehamilan

Para ibu hamil memang tidak perlu khawatir berlebihan bila ingin menggunakan handphone saat hamil. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wanita hamil tidak mengungkapkan masalah kesehatan apa pun tentang penggunaan handphone. Namun bila masih muncul keraguan, lakukan beberapa cara ini untuk membuat Anda dan bayi di dalam kandungan tetap aman.

Ilustrasi ibu hamil bermain handphone. Foto: wong sze yuen/Shutterstock
  1. Jauhkan ponsel beberapa meter jika sedang tidak digunakan,

  2. Pertimbangkan untuk menggunakan handphone secara handsfree saat menelepon, seperti menggunakan earphone atau mode speaker

  3. Jika ragu ingin menelepon, maka kirimkan saja pesan teks lewat aplikasi atau SMS.

  4. Pastikan menggunakan handphone pada wilayah dengan sinyal kuat. Sebab, handphone akan memiliki lebih banyak radiasi karena berusaha keras untuk terhubung dengan sinyal

  5. Mengurangi screen time dan lebih baik beristirahat

  6. Jangan membawa handphone di saku maupun kantong yang dekat dengan area perut

  7. Jangan menyimpan handphone di bawah bantal saat tidur