Mom
·
18 September 2020 11:21

Parenting Islami: Hukum Memberi Nama Anak Seperti Nama Nabi atau Malaikat

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Parenting Islami: Hukum Memberi Nama Anak Seperti Nama Nabi atau Malaikat (71105)
Ilustrasi orang tua muslim bersama anaknya. Foto: Shutterstock
Anak adalah anugerah maupun rezeki yang tak ternilai harganya yang telah diberikan Allah SWT kepada umat-Nya. Untuk itu, sejak hamil hingga si kecil lahir ke dunia, orang tua diharapkan dapat menjaga dan mengasuh anaknya dengan sebaik mungkin dan penuh kasih sayang.
ADVERTISEMENT
Bahkan saat hamil, Anda dan pasangan atau suami juga perlu mempersiapkan nama untuk si kecil yang akan lahir. Ya Moms, sebagai orang tua Anda tentu ingin sang bayi memiliki nama dengan makna yang baik. Terlebih dalam Islam, memberi anak nama yang baik adalah suatu kewajiban orang tua.
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa nama adalah doa dan harapan untuk masa depan si kecil kelak. Jadi, selain enak didengar, nama anak juga harus memiliki makna yang baik atau indah ya, Moms!
Lalu, bagaimana hukumnya dalam Islam jika orang tua ingin memberi nama anak seperti nama malaikat atau nabi? Boleh enggak, ya?
Parenting Islami: Hukum Memberi Nama Anak Seperti Nama Nabi atau Malaikat (71106)
Ilustrasi orang tua muslim bersama anaknya. Foto: Shutterstock

Hukum Memberi Anak dengan Nama Malaikat atau Nabi

Ustaz Ahmad Zahrudin M. Nafis menjelaskan bahwa menamai anak dengan nama para malaikat atau para nabi diperbolehkan. Hal ini pun ia sampaikan berdasarkan kutipan dalam salah satu kitab karya Syekh Muhammad Nawawi bin umar al-Jawi al-Bantani.
ADVERTISEMENT
"Contoh, kita namain anak kita dengan nama Jibril, Mikail, dan sebagainya itu boleh. Dan tidaklah dimakruhkan apabila menamakan anak dengan nama-nama para malaikat dan para nabi. Artinya, boleh," kata Ustaz Ahamd dalam salah satu video berjudul 'Menamakan Anak dengan Nama Malaikat, Bolehkah? - Ustadz Ahmad Zahrudin M. Nafis' yang diunggah di kanal YouTube pribadinya.
Parenting Islami: Hukum Memberi Nama Anak Seperti Nama Nabi atau Malaikat (71107)
bayi keluarga muslim Foto: Shutterstock
Kendati demikian, ada beberapa pendapat berbeda terkait hal ini, Moms. Misalnya saja hadis riwayat dari Umar bin Khattab yang melarang memberi nama anak dengan nama malaikat. Sementara itu, salah satu kutipan dari kitab Mughnil Muhtaj menjelaskan hal sebagai berikut:
وَلَا تُكْرَهُ التَّسْمِيَةُ بِأَسْمَاءِ الْمَلَائِكَةِ وَالْأَنْبِيَاءِ وَيس وَطَه خِلَافًا لِمَالِكٍ رَحِمَهُ اللَّهُ تَعَالَى
Artinya: "Tidak makruh memberi nama dengan nama malaikat dan para nabi atau Yasin dan Thaha, berbeda halnya dengan pandangan Imam Malik."
ADVERTISEMENT
Adapun menurut ustaz yang juga penulis buku berjudul '35 Rahasia Menjadi Santri yang Bertabur Karya dan Prestasi' ini yang makruh atau tidak diperbolehkan adalah, memberikan nama anak dengan makna yang tidak baik. Ia pun menegaskan bahwa nama adalah doa dari orang tuanya.
Sehingga diharapkan, orang tua harus bisa berhati-hati dalam memilih nama anak. Jika ingin memberi nama Islami, sebaiknya Anda sudah memeriksa terlebih dahulu makna atau artinya. Jangan sampai, pilihan Anda malah keliru lantaran tak paham dengan maknanya.
"Menamai anak dengan nama keledai, misalnya, mohon maaf, itu makruh. Tapi menamakan anak dengan nama para malaikat atau nabi itu hukumnya tidak mengapa, diperbolehkan, tidak dimakruhkan," tutupnya.