Penelitian Ungkap Manfaat Jadi Ibu Bekerja untuk Perkembangan Anak
ยทwaktu baca 3 menit

Banyak tantangan yang tampaknya sudah dilalui ibu bekerja selama dua tahun pandemi COVID-19. Ya Moms, bekerja sambil mengurus anak yang harus sekolah dari rumah misalnya, bisa jadi momen yang sangat menantang. Sehingga, manajemen waktu ibu pun diuji setiap hari.
Meski begitu, ada banyak juga sisi positif yang dirasakan ibu bekerja selama pandemi. Salah satunya adalah bisa memiliki lebih banyak waktu berkualitas bersama anak dan keluarga, terutama saat menjalani work from home (WFH).
"Salah satu hikmah pandemi yang sekarang kita lihat adalah bagaimana bapak-bapaknya bisa melihat langsung saat WFH, wow beban ibu atau istri di rumah luar biasa. Itu jadi hikmah, bapak-bapak bisa melek mata, butuh supporting system yang luar biasa bagus itu di kantor maupun di rumah, supaya perempuan juga bisa berdaya dan break the bias. Karena semuanya punya peran," ujar VP General Secretary Danone Indonesia Vera Galih Sugijanto, dalam webinar 'Perusahaan Ramah Keluarga: Dukung Ibu Siapkan Generasi Maju' yang diselenggarakan Danone Indonesia, Selasa (8/3).
Ya Moms, pasangan suami istri harusnya bisa berbagi peran dengan baik untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Namun, menurut Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Indra Gunawan, faktanya, masih sedikit laki-laki yang mau melakukan urusan rumah tangga.
"Perempuan hampir sekitar 37 persen menyampaikan mereka mengurus rumah tangga, laki-laki hanya 3,3 persenan yang bilang mereka melakukan urusan rumah tangga. Ada perbedaan, masih banyak pekerjaan rumah tangga atau domestik yang dilakukan perempuan," ujar Indra.
Agar bisa menjalankan peran dengan baik sebagai ibu bekerja, ibu perlu punya support system yang baik. Mulai dari dukungan pasangan, keluarga, hingga perusahaan tempatnya bekerja.
Sebab, bila ibu bekerja bisa menjalankan perannya dengan baik, ada banyak manfaat yang bisa didapat oleh anak.
Penelitian soal Dampak Positif bagi Anak Bila Ibu Bekerja
Banyak ibu yang merasa bersalah saat harus bekerja. Padahal, Anda tak perlu merasa begitu, Moms.
Selama bisa membagi waktu dengan baik, menurut Psikolog Rosdiana Setyaningrum, ada banyak manfaat yang bisa didapat anak bila ibu bekerja.
"Sebenarnya bahwa ada ibu-ibu yang saat pandemi harus berhenti bekerja, sering juga jadi pertanyaan oleh para ibu: 'Saya punya anak berhenti kerja enggak ya?'. Padahal menurut penelitian Harvard Business School tahun 2015, anak perempuan dari ibu bekerja punya pencapaian karier yang lebih baik dan sama bahagianya. Dan anak laki-lakinya akan tumbuh menjadi anak yang lebih menghargai perempuan. Itu hasil penelitiannya. Terus bahagianya gimana? Sama aja, karena bahagia kan dari dalam," ungkap Rosdiana.
Sementara itu, menurut Direktur Eksekutif Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) Maya Juwita, apabila ibu bekerja bisa berinvestasi di tempat kerja yang ramah keluarga, maka dampaknya akan luar biasa bagi keluarganya, bisnis, hingga perekonomian.
"Ada growing needs, kebutuhan bertambah bagi perusahaan untuk menerapkan family friendly policies ini. Dan pandemi COVID-19 mengakselerasi kebutuhan ini. Jadi definisinya kebijakan perusahan yang memberikan kesempatan bagi pekerjanya untuk menyeimbangkan tugas-tugas mereka di kantor dan rumah. Hal ini juga berdampak positif bagi kesejahteraan dan pertumbuhan anak-anak mereka," tutup Maya.
