Pentingnya Bonding dengan Anak Usia Praremaja
·waktu baca 2 menit

Anak usia 9 – 12 tahun umumnya sudah memasuki usia praremaja. Pada usia tersebut, anak mengalami perkembangan yang cukup pesat, baik dari segi fisik, kognitif, emosional, maupun sosial. Selain itu, mereka biasanya sudah memiliki ‘dunia’-nya sendiri, sehingga tak jarang mereka menjaga jarak dari orang tuanya.
Nah Moms, meski anak praremaja mulai nyaman dengan dirinya sendiri, bukan berarti Anda bisa mengabaikan mereka. Penting bagi orang tua untuk tetap memiliki ikatan dengan anak usia praremaja, sama seperti saat mereka masih kecil dulu. Kenapa ya? Simak penjelasan berikut ini sebagaimana dikutip dari Verywell Family.
Penjelasan tentang Pentingnya Bonding dengan Anak Usia Praremaja
Memasuki usia praremaja, biasanya anak lebih tertarik dengan lingkungan pertemanannya. Hal itu membuat mereka cenderung lebih ingin berkumpul dengan teman-teman dibanding orang tuanya. Bahkan, beberapa anak praremaja mungkin menganggap dekat dengan orang tua merupakan hal yang memalukan.
Ya Moms, anak praremaja umumnya membutuhkan kebebasan untuk lebih mandiri dan menyesuaikan diri dengan dunia luar. Tak jarang, hal itu membuat orang tua merasa khawatir bahwa anaknya sudah tidak nyaman lagi bersama mereka. Dalam hal ini, orang tua perlu beradaptasi dengan perubahan yang dialami anak, salah satunya dengan tetap bonding dengannya.
Menjaga bonding dengan anak usia praremaja memiliki beberapa manfaat untuk si kecil, seperti menjaga kesehatan mental, membantu anak mengatasi masalah, mengambil keputusan, kesuksesan akademik, dan meningkatkan harga diri. Selain itu, bonding antara orang tua dan anak praremaja yang tetap terjaga dapat menjauhkan si kecil dari tekanan, intimidasi, hingga perundungan dari temannya.
Sebuah studi juga menunjukkan bahwa jika orang tua tetap menjaga bonding dengan anak usia praremaja, hal itu umumnya dapat bertahan sampai anak memasuki masa remaja. Selain itu, bonding tersebut membuat anak memiliki harga diri dan ketahanan diri yang lebih tinggi serta terhindar dari masalah kesehatan mental saat dewasa nanti.
Nah Moms, beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga bonding dengan anak usia praremaja yaitu lebih sering meluangkan waktu untuk quality time, lebih sering mendengarkan daripada berbicara, tetap sabar dalam menghadapi perubahannya, dan terlibat dalam hobinya.
