Pentingnya Rutinitas Sebelum Tidur untuk Anak dan Cara Melakukannya
·waktu baca 3 menit

Salah satu kebutuhan anak yang penting untuk tumbuh kembangnya adalah tidur. Ya Moms, setelah beraktivitas seharian, anak butuh tidur untuk memulihkan tenaganya. Sayangnya, mengutip Sleep Foundation, sebanyak 20 – 30 persen anak usia dini mengalami masalah tidur, seperti memiliki tidur yang kurang berkualitas hingga insomnia.
Nah Moms, salah satu cara agar tidur anak lebih berkualitas adalah dengan menciptakan rutinitas sebelum tidur. Itu merupakan rangkaian aktivitas yang konsisten dan berulang yang dilakukan sebelum tidur setiap malam. Rutinitas sebelum tidur juga dapat membantu anak untuk rileks, membangun rasa aman, dan sebagai cara untuk mengajari anak tidur sendiri.
Manfaat Rutinitas Sebelum Tidur untuk Anak
Rutinitas sebelum tidur memiliki manfaat tersendiri untuk tumbuh kembang anak. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang melakukan rutinitas sebelum tidur cenderung bisa tidur lebih awal dengan durasi lebih lama dan meminimalkan risiko terbangun tengah malam. Manfaat tersebut bahkan akan dirasakan si kecil sampai bertahun-tahun kemudian.
Selain meningkatkan kualitas tidur, rutinitas sebelum tidur juga menjadi sarana untuk mengajarkan anak cara merawat diri, mempererat ikatan dengan orang tua, meningkatkan suasana hati, menurunkan tingkat stres, dan melatih keterampilan kognitif. Dalam jangka panjang, aktivitas ini bermanfaat untuk kesiapan anak dalam sekolah, keterampilan sosial yang lebih baik, dan menurunkan risiko kenaikan berat badan.
Cara Menerapkan Rutinitas Sebelum Tidur untuk Anak
Rutinitas sebelum tidur biasanya terdiri dari 3 – 4 kegiatan dari beberapa opsi berikut.
Minum susu,
Cuci tangan dan kaki,
Gosok gigi,
Membaca buku dongeng,
Bernyanyi bersama,
Berbincang tentang hari itu,
Pijatan lembut,
Saling berpelukan,
Berdoa bersama sebelum tidur.
Sebagai penutupnya, Anda bisa meredupkan lampu kamar dan mengucapkan ‘selamat malam’. Jika Anda sedang melatih anak untuk tidur sendiri, Anda bisa keluar dari kamarnya saat anak masih sadar, tapi sudah mengantuk. Hal itu untuk mencegah si kecil terbangun dan panik di tengah malam karena menyadari Anda tidak ada di kamarnya.
Do’s and Dont’s saat Menerapkan Rutinitas Sebelum Tidur pada Anak
1. Do’s
Lakukan rutinitas sebelum tidur setiap hari
Pastikan waktunya singkat
Pastikan anak bergerak aktif di pagi dan siang hari agar tidurnya lebih nyenyak
Dengarkan pendapat anak jika ia merasa kurang cocok dengan rutinitas yang dilakukan
Pastikan kamar anak bersih, redup, dan nyaman untuk tidur
Jika ingin mengubah rutinitas, lakukan secara bertahap
2. Don'ts
Hindari memulai rutinitas sebelum tidur saat anak sudah mengantuk
Larang anak menggunakan gadget sebelum tidur
Pastikan anak tidak banyak bergerak aktif pada malam hari
Jangan berikan makanan atau minuman yang manis dan mengandung kafein sebelum tidur
Jangan membacakan dongeng seram
Sebaiknya jangan izinkan anak tidur larut malam pada akhir pekan atau hari libur karena itu akan mempengaruhi rutinitasnya.
