Penyebab Anak Kurang Tidur dan Cara Mengatasinya
·waktu baca 3 menit

Tidur menjadi momen bagi tubuh untuk memulihkan diri setelah seharian beraktivitas. Bagi anak yang perlu bergerak aktif, tidur menjadi kebutuhan utama yang perlu dipenuhi. Selain baik untuk kesehatan, tidur juga memiliki manfaat untuk perkembangan otak si kecil.
“Tidur tidak hanya penting untuk mengatur memori, tetapi juga penting untuk membersihkan sisa metabolisme yang dihasilkan otak pada siang hari. Untuk anak-anak, tidur adalah waktu puncak untuk menentukan faktor pertumbuhan,” jelas Ze Wang, Ph.D., profesor radiologi diagnostik dan kedokteran nuklir, Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, sebagaimana dikutip dari Verywell Mind.
Namun, beberapa anak mungkin pernah mengalami kurang tidur. Artinya, jumlah jam tidur si kecil kurang dari kebutuhannya. Akhirnya anak jadi mudah mengantuk dan kurang produktif di sekolah.
Lantas, apa yang sebenarnya menyebabkan anak kurang tidur dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya berikut ini, Moms.
Penyebab Anak Kurang Tidur
Banyaknya aktivitas di sekolah atau pun di luar sekolah yang diikuti anak kerap menjadi salah satu penyebab si kecil jadi lebih sibuk, sehingga jam tidurnya pun berkurang.
Penyebab lainnya adalah penggunaan gadget. Ya Moms, hal itu dibuktikan dari sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa anak di bawah 12 tahun yang memiliki gadget cenderung menggunakan waktu luangnya untuk bermain gawai, sehingga mereka kurang istirahat.
Jika kurang tidur pada anak tidak segera diatasi, hal itu bisa membawa dampak buruk pada tumbuh kembang anak.
“Masa praremaja adalah masa kritis untuk perkembangan otak. Perubahan struktur dan fungsi otak yang cepat membuatnya sangat rentan terhadap perubahan seperti kurang tidur. Efek negatif yang sesuai dapat terakumulasi atau membesar, menyebabkan perubahan yang tidak dapat diubah,” ungkap Dr. Wang.
Selain itu, jika anak kurang tidur setiap hari, ia mungkin akan sulit berkonsentrasi hingga dapat mempengaruhi mood-nya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk segera mengatasi masalah tersebut.
Cara Mengatasi Kurang Tidur pada Anak
Penting bagi orang tua untuk mengajarkan anak tentang jadwal prioritas. Dengan begitu, anak diharapkan akan mengerti waktu beraktivitas, bermain, dan tidur.
“Saya pikir mereka perlu menyadari bagaimana Anda menyeimbangkan kegiatan dan kebutuhan sekolah karena begitu banyak anak yang jadwalnya terlalu padat pada saat ini,” jelas psikolog Mary Alvord, Ph.D.
Selain itu, pastikan anak tidak menggunakan gadget sebelum tidur, baik itu ponsel, TV, komputer, dan gawai lainnya.
“Anak-anak dan orang tua benar-benar perlu memastikan tidak ada layar di kamar tidur. Benar-benar kamar tidur atau di mana pun Anda tidur harus kondusif untuk tidur,” kata Dr. Alvord.
Tips lain dari para ahli untuk mengatasi kurang tidur pada anak yaitu sebagai berikut.
Pastikan kamar tidur anak gelap, tenang, dan kondusif,
Hindari minuman berkafein pada sore atau malam hari,
Luangkan waktu untuk bersantai sebelum tidur
Lakukan latihan pernapasan, membaca buku, mendengarkan musik, atau aktivitas lain yang dapat membantu anak rileks sebelum tidur.
“Orang tua harus memodelkannnya untuk anak. Mereka harus berbicara tentang betapa pentingnya tidur. Orang tua adalah panutan. Bukan hanya apa yang kita katakan, tapi juga apa yang kita lakukan,” pungkas Dr. Alvord.
