Penyebab Anak Mimpi Buruk
·waktu baca 2 menit

Tak hanya orang dewasa, anak juga bisa bermimpi saat tidur. Sayangnya, mimpi tak selalu indah, Moms. Ya, orang tua mungkin pernah menemukan anak mengalami mimpi buruk di malam hari yang membuatnya terbangun hingga histeris.
Meski bisa terjadi pada semua orang, penelitian menunjukkan, mimpi buruk lebih sering terjadi pada anak-anak. American Academy of Sleep Medicine (AASM) mengatakan, 10-50 persen anak berusia 5-12 tahun lebih sering mengalami mimpi buruk cukup parah.
Lantas, apa yang sebenarnya menyebabkan anak mengalami mimpi buruk?
Kenapa Anak Mimpi Buruk?
Penyebab anak mengalami mimpi buruk sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun, mengutip Mom Junction, para ahli berpendapat, mereka tampaknya akan mengalami mimpi buruk ketika stres atau merasa takut akan suatu hal. Penelitian menunjukkan, anak-anak yang hiperaktif, kinerja akademiknya buruk, dan emosinya sering meledak-ledak dikaitkan biasanya dengan mimpi buruk berulang.
Sementara itu, jurnal yang terbit di National Library of Medicine menyebutkan, mimpi buruk yang terjadi pada anak bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari masalah tidur, perubahan tiba-tiba pada kehidupannya seperti pindah rumah atau sekolah, hingga suasana di rumah yang turut mendukung perkembangan emosi anak. Beberapa anak juga bisa mimpi buruk saat kelelahan, Moms.
Terkadang, anak-anak juga bisa mengalami mimpi buruk setelah melihat langsung atau mendengar sesuatu yang menyeramkan seperti menonton film horor atau monster. Ini terjadi karena apa pun yang dialami anak, terutama yang bisa membuat emosinya naik turun, akan memengaruhi alam bawah sadarnya.
Mimpi buruk yang dialami anak sebenarnya merupakan hal normal dan sering kali tidak membahayakan kesehatan atau pun tumbuh kembangnya. Kondisi ini biasanya akan mereda seiring waktu, saat anak mulai melupakan hal-hal yang membuatnya merasa cemas dan takut.
Meski begitu, beberapa anak bisa mengalami mimpi buruk kronis dan terjadi secara berulang yang dapat menyebabkan tekanan psikologis sehingga mengganggu tumbuh kembang dan kualitas dirinya sebagai manusia. Ya Moms, mimpi buruk kronis bisa meningkatkan kecemasan, temperamen, dan perubahan perilaku pada anak. Jika sudah begini, sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter untuk mendapatkan pertolongan.
