Kumparan Logo

Penyebab Bayi Ngiler Terus

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyebab Bayi Ngiler Terus Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Penyebab Bayi Ngiler Terus Foto: Shutterstock

Bayi kecil Anda mengeluarkan liur, ngeces atau ngiler terus? Tidak usah panik, Moms. Hal ini lazim terjadi pada bayi dan umumnya bukan merupakan masalah kesehatan terutama bila terjadi pada bayi usia tiga hingga enam bulan.

Namun meski wajar, tidak ada salahnya juga memahami apa yang sebenarnya jadi penyebab ngiler pada bayi. Dengan memahami penyebabnya kita bisa lebih waspada bila menemukan kondisi yang tidak wajar terkait liur bayi.

Kenapa Bayi Ngiler Terus?

Kenapa Bayi Ngiler Terus? Foto: Shutterstock

Bukan karena ibu hamil ngidam yang tidak terpenuhi, Boldsky melansir, ada beberapa hal yang menyebabkan bayi ngiler terus. Apa saja?

1. Proses Tumbuh Gigi

Pada usia tiga hingga enam bulan, gigi bayi mulai tumbuh di balik gusi-gusinya yang memicu kelenjar ludah memproduksi air liur. Di sisi lain, bayi yang sedang tumbuh gigi seringkali juga lebih aktif menggigit benda-benda di sekitarnya. Tak heran, jika kemudian produksi kelenjar air liur menjadi berlebih.

2. Kelenjar Ludah Mulai Bekerja

Menurut Baby Science, air liur berlebih juga bisa muncul karena pada usia 3 bulan kelenjar ludah pada bayi mulai bekerja.

kumparan post embed

3. Infeksi dan Gangguan Pencernaan

Air liur yang berlebih juga bisa terjadi akibat adanya infeksi di mulut bayi. Untuk mencegah dan mengatasi infeksi itu, sistem kekebalan tubuh bayi meningkatkan produksi air liur.

Selain itu, air liur juga berguna untuk menetralkan asam lambung ketika terjadi gangguan pencernaan. Bayi ngiler, tak lain untuk mengurangi rasa sakit dan bermanfaat menenangkan pencernaan bayi untuk kembali normal. Pintar, kan!

Hal-hal yang menyebabkan bayi ngiler terus Foto: Shutterstock

4. Refluks asam

Tak jarang bayi yang mengeluarkan kembali air susu yang mereka minum. Itu dikarenakan kerongkongan bayi belum menutup dengan sempurna. Maka, bayi akan rentan terkena refluks asam hingga menyebabkan muntah.

Dengan mengeluarkan air liur, bayi mengatasi rasa tak nyamannya, meredakan iritasi di kerongkongan hingga meredakan sensasi terbakar pada saluran pencernaannya.

Yang Perlu Diwaspadai Bila Bayi Ngiler Terus

Ilustrasi bayi diperiksa mulutnya oleh dokter. Foto: Shutter Stock

Seiring dengan pertambahan usianya, mulut bayi tidak akan sering terbuka dan ngiler lagi. Umumnya, kebiasaan ini menghilang dengan sendirinya saat bayi berusia 5 bulan. Namun bila pada usia ini bayi masih sering ngiler, orang tua perlu mewaspadainya. Temui lah dokter anak untuk mengetahui apakah ada kemungkinan si kecil mengalami keterlambatan perkembangan.