Penyebab dan Jenis Lupus pada Anak
ยทwaktu baca 2 menit

Ada beberapa jenis penyakit autoimun pada anak yang perlu orang tua waspadai, salah satunya adalah lupus. Ya Moms, lupus adalah salah satu penyakit autoimun sistemik yang bisa terjadi pada anak. Penyakit ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh, jaringan, dan organ tubuh anak, seperti kulit, persendian, jantung, otak, dan ginjal.
Mengutip Mom Junction, penyakit ini memengaruhi 10 dari 1 juta anak-anak setiap tahunnya. Tak hanya itu, sekitar 15-20 persen anak yang terserang lupus memiliki onset atau serangan penyakit pada masa kanak-kanak.
Sayangnya, lupus sering kali sulit didiagnosis karena gejala yang timbul mirip dengan beberapa penyakit lain, seperti demam, nyeri sendi, ruam kulit, dan kelelahan. Lantas, apa penyebab lupus pada anak?
Penyebab Lupus pada Anak
Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya lupus pada anak belum diketahui. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko anak terkena lupus, yaitu:
Faktor genetik
Infeksi virus
Obat-obatan, seperti obat procainamide untuk gangguan jantung dan obat hydralazine untuk tekanan darah tinggi
Stres fisik atau emosional
Hormon tertentu, salah satunya estrogen
Faktor lingkungan
Orang tua juga perlu paham, ada beberapa jenis lupus yang bisa terjadi pada anak, seperti:
1. Lupus eritematosus sistemik
Lupus eritematosus sistemik adalah jenis lupus yang paling umum dan memengaruhi seluruh sistem dan beberapa organ tubuh anak, seperti ginjal, kulit, sendi, jantung, paru-paru, hingga sistem saraf. Gejala lupus ini meliputi ruam kulit, nyeri atau bengkak pada persendian, pembengkakan kaki dan sekitar mata, kelelahan, dan demam.
2. Lupus eritematosus kulit
Lupus eritematosus kulit umumnya hanya melibatkan kulit si kecil. Biasanya, lupus jenis ini menimbulkan ruam di bagian tubuh yang terpapar sinar matahari, seperti wajah, leher, kulit kepala, lengan, dan kaki.
3. Lupus yang diinduksi obat
Konsumsi obat-obatan tertentu dapat menyebabkan lupus yang diinduksi oleh obat. Biasanya, gejala lupus ini yang meliputi kelelahan, demam, peradangan di sekitar paru-paru atau jantung, hingga nyeri otot dapat mereda bila berhenti mengonsumsi obat pemicunya.
4. Lupus neonatal
Lupus neonatal disebabkan karena ibu memiliki antibodi autoimun tertentu. Ya Moms, antibodi autoimun ini ditularkan dari ibu ke janin melalui plasenta. Bayi dengan lupus neonatal mungkin memiliki kelainan jantung, tetapi dapat hilang setelah beberapa bulan kelahiran.
