Mom
·
17 November 2020 11:29

Penyebab Janin Kurang Aktif Bergerak

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Penyebab Janin Kurang Aktif Bergerak (667568)
Ilustrasi janin. Foto: Shutter Stock
Di usia kandungan 5 bulan, ibu hamil biasanya mulai merasakan gerakan janin. Mulai dari hentakan, tendangan, pukulan, bahkan merasa ketika bayi dalam kandungan tengah berputar. Hal ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Anda ya, Moms. Pasalnya, ini menandakan bayi di dalam kandungan baik-baik saja.
ADVERTISEMENT
Namun memasuki trimester ketiga, Anda mungkin merasa bingung karena tiba-tiba pergerakan bayi dalam kandungan berkurang dan tidak seaktif sebelumnya. Kenapa ya, hal itu bisa terjadi?

Penyebab Janin Kurang Aktif Bergerak

Penyebab Janin Kurang Aktif Bergerak (667569)
Perkembangan janin dalam rahim Foto: Shutterstock
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, Sp.OG, M.Kes, mengatakan ada dua alasan hal ini terjadi, yakni karena bayi tidur atau memang ada 'sesuatu' yang terjadi.
"Untuk memeriksanya, cara yang paling mudah untuk mengetahui bayi dalam kandungan tertidur atau tidak, saran saya coba perut ibu digoyang-goyang atau kasih bunyi-bunyian. Yang paling gampang sih, coba ambil sendok dan mangkuk, lalu dentingkan dekat perut beberapa kali," kata dr. Dara kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.
Bila bayi pendengarannya baik dan normal, pasti janin akan langsung bangun dan bergerak. Yang dikhawatirkan adalah jika sudah dirangsang namun tidak menunjukkan pergerakan, Moms. Apa yang menjadi penyebabnya?
Penyebab Janin Kurang Aktif Bergerak (667570)
Janin terlilit tali pusar. Foto: Shutter Stock
Kemungkinan bayi di dalam kandungan terlilit tali pusat sampai tersimpul, adanya aliran darah tersumbat, dan lain-lain. Lantas, dokter yang praktik di Mayapada Hospital, Kuningan, Jakarta Selatan, ini menyarankan agar ibu hamil segera melakukan USG untuk memeriksakan detak jantungnya.
ADVERTISEMENT
"Ibu kan punya feeling, saran saya adalah selalu rangsang dengan goyangan dengan bunyi. Janin itu sama seperti anak kecil, kalau sudah dirangsang seharusnya sudah bangun, tapi kalau tidak (terangsang), pasti ada sesuatu yang terjadi. Jadi bila tidak ada respons, segera cek ke rumah sakit," tutupnya.