Kumparan Logo

Penyebab Makrosefali pada Bayi

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi lingkar kepala bayi baru lahir Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lingkar kepala bayi baru lahir Foto: Thinkstock

Salah satu kelainan yang dapat dialami bayi adalah makrosefali atau membesarnya ukuran kepala si kecil. Ya, bayi yang mengalami makrosefali biasanya memiliki ukuran lingkar kepala lebih besar dari rata-rata.

Sebagian besar, makrosefali bersifat jinak. Namun, dalam beberapa kasus, kelainan ini dapat menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan seperti keterlambatan tumbuh kembang, cacat mental, epilepsi, dan autisme.

Ilustrasi kejang. Foto: Shutter Stock

Nah Moms, dikutip dari FirstCry Parenting, berikut ini beberapa penyebab membesarnya lingkat kepala bayi yang perlu dipahami.

Penyebab Lingkar Kepala Bayi Lebih Besar

1. Hidrosefalus

Hidrosefalus adalah suatu kondisi pembengkakan otak yang disebabkan oleh penumpukan cairan di tengkorak. Cairan tersebut dapat memberi tekanan mengakibatkan kerusakan pada otak, serta komplikasi kesehatan lainnya. Kondisi ini juga dapat menyebabkan gangguan fisik, perkembangan, dan intelektual pada otak bayi.

Gambaran anak dengan hidrosefalus. Foto: Dok Kemensos

2. Faktor genetik

Makrosefali pada bayi juga bisa disebabkan oleh faktor genetik, Moms. Ya, bila ada anggota keluarga yang memiliki riwayat ukuran kepala lebih besar dari rata-rata, maka bukan hal yang tidak mungkin generasi berikutnya akan mengalami hal serupa.

3. Masalah Otak

Gangguan otak seperti tumor bisa menjadi penyebab kepala bayi berukuran lebih besar. Selain itu, bila bayi memiliki ukuran otak lebih besar dari rata-rata, maka tak jarang bayi juga kerap mengalami pembesaran ukuran kepala.

4. Pendarahan dalam otak

Benturan yang dialami bayi dapat menyebabkan pendarahan dan pembengkakan di dalam otak bayi.

Ilustrasi lingkar kepala bayi. Foto: Thinkstock

5. Infeksi di otak

Infeksi otak dapat menyebabkan ukuran otak dan tengkorak bayi membesar akibat terjadinya pembengkakan.

Apakah Makrosefali pada Bayi Dicegah?

Selain belum ada perawatan khusus yang dapat menyembuhkan kelainan ini, makrosefali juga sulit dicegah, Moms. Sebab, hingga saat ini, belum ada cara untuk mencegah atau mengatasinya.

Namun, bayi dengan makrosefali yang disebabkan oleh faktor genetik biasanya tumbuh dengan sehat dan tidak mengalami komplikasi apapun. Kelainan ini pun tidak akan memengaruhi tingkat kecerdasan dan kesehatan bayi.

Perkembangan bayi. Foto: Shutter Stock

Sementara itu, bila bayi mengalami makrosefali karena kondisi lain, termasuk penyakit mendasar yang dialami, kemungkinan akan mengalami keterlambatan tumbuh kembang.

Oleh karena itu, cobalah konsultasikan dengan dokter saat masa kehamilan untuk mengetahui faktor risiko lain yang menyebabkan kepala bayi berukuran lebih besar.

Bila bila bayi sudah lahir, sering-seringlah untuk melakukan pemeriksaan agar dokter dapat mengetahui perkembangan fisik si kecil untuk mengesampingkan kemungkinan bayi mengalami makrosefali.

kumparan post embed