Penyebab Varises Setelah Melahirkan

29 Juni 2022 9:01
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Varises kaki. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Varises kaki. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Ada beberapa perubahan yang terjadi pada ibu setelah melahirkan. Salah satunya adalah varises pada kaki. Namun, varises juga bisa dialami saat masa kehamilan, tepatnya saat memasuki trimester ketiga.
ADVERTISEMENT
Dokter kulit bersertifikat di Schweiger Dermatology Group di New York, AS, Rachel Nazarian, MD, FAAD, mengatakan, timbulnya varises setelah melahirkan adalah hal yang normal dan bersifat sementara. Sebab, pembuluh darah di kaki ibu akan meregang dan melebar, sehingga akan lebih terlihat dari biasanya.
“Varises adalah kejadian umum setelah melahirkan dan hanya bersifat sementara. Vena di kaki sering meregang dan melebar, dan menjadi lebih terlihat melalui kulit,” jelasnya, seperti dikutip dari Very Well Family.
Umumnya, gejala varises setelah melahirkan adalah timbulnya pembuluh darah besar berwarna biru tua atau ungu yang menonjol di pergelangan kaki dan betis. Selain itu, timbulnya pembuluh darah tersebut juga bisa menyebabkan kram, sensasi terbakar, dan gatal-gatal di area kaki.
Varises kaki. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Varises kaki. Foto: Shutterstock
Meski begitu, beberapa ibu yang mengalami varises cenderung tidak lancar sirkulasi darahnya. Bahkan, ada juga yang mengalami pembekuan darah di sekitar permukaan kulit.
ADVERTISEMENT
Lantas, apa penyebab timbulnya varises setelah melahirkan?

Kata Ahli soal Penyebab Varises Setelah Melahirkan

Dr. Nazarian mengatakan, meregang dan melebarkan pembuluh darah di kaki umumnya disebabkan oleh fungsi katup pembuluh darah di kaki yang tidak tepat. Akibatnya, pembuluh darah di kaki akan menggumpal dan berkumpul di satu titik.
Selain itu, janin di dalam kandungan juga bisa memberi tekanan pada pembuluh darah yang membawa darah dari kaki ke jantung ibu, terutama saat berbaring telentang. Beberapa faktor lainnya, seperti bagian tengah perut yang lebih besar, dan penambahan berat badan, juga bisa menghambat aliran sirkulasi darah.
Ilustrasi janin di dalam kandungan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi janin di dalam kandungan. Foto: Shutter Stock
“Biasanya karena tekanan bayi, atau bagian tengah (perut) yang lebih besar, bisa menekan sirkulasi darah yang berasal dari tubuh bagian bawah,” tutur Dr. Nazarian.
ADVERTISEMENT
Lonjakan hormon progesteron selama kehamilan juga bisa menyebabkan timbulnya varises, Moms. Ya, meningkatnya kadar hormon progesteron dapat menyebabkan pembuluh darah melebar, sehingga membuat katup di dalamnya jadi mudah lebih rusak.
Mengutip FirtsCry Parenting, faktor genetik juga dapat memicu varises setelah melahirkan. Misalnya, dari nenek, ibu, atau saudara kandung perempuan yang pernah mengalami hal serupa.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020