Plus Minus Punya Anak dengan Jarak Kehamilan 2 Sampai 4 Tahun
·waktu baca 3 menit

Saat ingin menambah anak, penting bagi orang tua untuk menentukan jarak antara kehamilan. Mengutip Healthline, beberapa ahli setuju bahwa jarak minimal untuk hamil lagi setelah melahirkan adalah 18 – 24 bulan. Ya Moms, hal itu diungkapkan oleh Kecia Gaither, MD., Dokter Kandungan bersertifikasi sekaligus direktur layanan perinatal di NYC Health Hospitals.
“Interval antara kehamilan yang lebih pendek kurang dari 18 bulan dikaitkan dengan peningkatan insiden kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah,” jelas. Dr. Gaither.
Meski jarak minimal yang ideal untuk hamil lagi adalah dua tahun, beberapa ibu mungkin menambahnya menjadi 3 atau 4 tahun agar bisa memiliki waktu lebih banyak untuk bersama si kakak. Dikutip dari What to Expect berikut adalah beberapa plus minus punya anak dengan jarak kehamilan 2-4 tahun
Anak dengan Jarak Kehamilan 2 Tahun
Kelebihan
Tubuh ibu cenderung siap untuk hamil lagi. Pasalnya, waktu dua tahun sudah cukup bagi tubuh untuk memulihkan diri setelah melahirkan pertama kali.
Risiko komplikasi kehamilan berkurang, seperti kelahiran prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah.
Masih ingat pengetahuan dan kemampuan saat mengurus si kakak, sehingga lebih mudah merawat dan mengasuh bayi baru lahir.
Kekurangan
Kecemburuan antar anak mungkin akan intens. Pasalnya, si kakak yang masih balita mungkin menginginkan perhatian lebih, sedangkan orang tua perlu membagi perhatian dengan si adik. Si kakak mungkin juga akan mulai mencari perhatian dengan membuat ulah dan mengganggu adiknya.
Beberapa tonggak perkembangan anak pertama lebih mungkin akan terhambat, seperti latihan toilet atau kelancaran bicara.
Bayi dan balita yang rewel di waktu yang bersamaan mungkin akan membuat Anda dan suami kewalahan mengasuh mereka.
Anak dengan Jarak Kehamilan 3 Tahun
Kelebihan
Kehamilan mungkin memiliki risiko komplikasi yang lebih kecil, sehingga terasa lebih mudah karena tubuh sudah pulih dari kehamilan pertama.
Menurut beberapa penelitian, Anda memiliki risiko komplikasi yang rendah, sehingga proses melahirkan cenderung lebih aman.
Si kakak mulai mampu untuk melakukan apapun secara mandiri. Selain itu, ia mungkin juga mulai masuk PAUD atau playgroup, sehingga Anda punya waktu lebih banyak untuk bersama si adik.
Kekurangan
Anak sulung dan anak bungsu memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga Anda perlu beradaptasi untuk memenuhinya.
Kecemburuan antar-anak mungkin masih terjadi.
Saat adiknya lahir, si kakak mungkin akan mencari perhatian dengan bersikap seperti bayi lagi.
Anak dengan Jarak Kehamilan 4 Tahun
Kelebihan
Anda punya waktu lebih banyak untuk membangun bonding dengan kakak dan adik.
Si kakak cenderung sudah mampu untuk bersikap mandiri dan menerima kehadiran adiknya.
Umumnya tidak ada banyak hal yang Anda pusingkan karena Anda bisa punya waktu lebih banyak waktu untuk adik saat kakak mulai belajar mandiri.
Kekurangan
Jika Anda berusia di atas 35 tahun, Anda mungkin memiliki risiko komplikasi kehamilan atau persalinan.
Anda perlu belajar untuk merawat dan mengasuh bayi lagi.
Kedua anak Anda mungkin memiliki minat yang berbeda karena jarak usianya yang cukup jauh, sehingga Anda perlu menyesuaikan satu sama lain.
