Kumparan Logo

Power Pumping Berapa Kali Sehari? Simak Panduannya

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Power Pumping. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Power Pumping. Foto: Shutter Stock

Power pumping merupakan teknik yang dirancang untuk meningkatkan produksi ASI secara natural. Pertanyaannya, power pumping berapa kali sehari agar hasilnya maksimal?

Mengutip laman Healthline, prinsip utama power pumping adalah memerah ASI sesering mungkin agar produksinya terus berjalan. Namun, teknik ini hanya direkomendasikan bagi ibu yang ingin meningkatkan pasokan ASI.

Jika tubuh Anda sudah memproduksi ASI yang cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi, maka sebaiknya hindari teknik power pumping. Pasalnya, produksi ASI yang berlebihan justru bisa memicu beragam masalah, seperti payudara bengkak dan sakit, hingga saluran air susu yang tersumbat.

Namun, Anda bisa menggunakan teknik ini apabila produksi ASI sedang menurun. Untuk meminimalisasi kegagalan, simak penjelasan tentang frekuensi power pumping yang ideal lewat artikel berikut, Moms.

Frekuensi Power Pumping dalam Sehari

Ilustrasi Power Pumping. Foto: Shutter Stock

Pada dasarnya, tidak ada aturan pasti mengenai jadwal atau durasi power pumping. Anda hanya perlu memompa dengan frekuensi yang lebih sering setiap hari, sehingga tubuh dapat merespons secara alami dengan meningkatkan produksi ASI.

Berikut jadwal power pumping dalam satu jam yang bisa Anda jadikan panduan:

  • Pumping 20 menit

  • Istirahat 10 menit

  • Pumping 10 menit

  • Istirahat 10 menit

  • Pumping 10 menit

Anda dapat mengulangi sesi di atas hingga dua kali sehari. Kalau ingin durasi pumping yang lebih singkat, begini jadwal yang direkomendasikan:

  • Pumping 5 menit

  • Istirahat 5 menit

  • Pumping 5 menit

  • Istirahat 5 menit

  • Pumping 5 menit

Dengan durasi yang singkat ini, Anda bisa mengulangi pumping sebanyak 5-6 kali dalam sehari. Cukup pilih yang paling nyaman untuk tubuh Anda, ya, Moms.

Baca Juga: Beri Bayi ASI dengan Exclusive Pumping, Apa Maksudnya?

Tips agar Power Pumping Berhasil

Ilustrasi Power Pumping. Foto: Shutterstock

Selain memerhatikan durasi dan frekuensi power pumping, Anda juga bisa melakukan tips yang dibagikan The Bump berikut ini agar ASI yang keluar lebih maksimal.

  • Pijat payudara sebelum atau selama proses pumping. Hal ini dapat membantu mengurai saluran ASI yang tersumbat, sehingga alirannya jadi lebih lancar.

  • Konsumsi air yang banyak. Tetap terhidrasi selama masa menyusui sangat penting untuk menjaga produksi ASI.

  • Pastikan si kecil ada di sekitar Anda. Mencium aroma bayi atau memandang fotonya dapat mendorong produksi ASI lebih lancar.

  • Bangun suasana yang nyaman. Suasana sekitar sangat memengaruhi mental dan pikiran seseorang. Oleh karena itu, ciptakan suasana yang menenangkan, seperti menyiapkan minuman dan camilan, menyalakan lilin aromaterapi, atau membaca buku dan menonton film favorit.

  • Pastikan flange pumping berukuran pas. Jika ukurannya salah, payudara akan terasa nyeri dan tidak nyaman. Alhasil, alat pumping tidak bisa memerah susu dengan baik.

  • Selesaikan sesi sesuai jadwal. Walaupun susu yang keluar hanya beberapa tetes, tapi jangan putus asa, Moms. Lakukan sesi sampai selesai sesuai jadwalnya. Sebab biasanya memang butuh waktu 4-7 hari untuk mendapatkan hasil yang optimal.