kumparan
9 September 2018 14:00

Sakit Punggung Termasuk Tanda Hamil, Benarkah?

 Ilustrasi Ibu Hamil Nyeri Pinggang
Ilustrasi Ibu Hamil Nyeri Pinggang (Foto: Thinkstock)
Terlambat haid boleh jadi salah satu tanda hamil yang umum terjadi. Tentu selain itu ada banyak tanda lain yang bisa Anda rasakan. Sakit pada punggung disebut-sebut sebagai salah satunya, Moms.
ADVERTISEMENT
Hal ini bisa jadi benar, sebab Anda kerapkali merasa nyeri punggung menjelang menstruasi kan? Ini umum terjadi pada sebagian perempuan. Meski begitu, sakit punggung terbilang masih terlalu umum, sebab penyebabnya juga bisa akibat salah posisi tidur atau stres.
Namun, sakit punggung memang bisa muncul pada awal kehamilan. Dilansir Live Strong, banyak perempuan yang mengaku mengalami nyeri punggung beberapa hari setelah pembuahan, bahkan sebelum mereka menemukan tanda hamil yang positif pada test pack.
Nyeri punggung diduga disebabkan oleh peregangan pada ligamen tulang belakang dan persendian di area pelvis. Akibat munculnya hormon kehamilan, tubuh ibu disiapkan untuk menyambut hadirnya makhluk kecil. Meski sangat membantu, aktivitas hormon itu kadang sangat menyakitkan bagi ibu.
ADVERTISEMENT
Namun, tanda hamil seperti sakit punggung lebih sering dialami ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga. Pertambahan berat badan, perubahan postur tubuh, pertumbuhan uterus yang menekan syaraf dan pembuluh darah di punggung dan pelvis turut menyebabkan sakit punggung yang berkelanjutan.
Ilustrasi Hamil
Ilustrasi Hamil (Foto: Thinkstock)
Saat hamil, ibu juga tidak bisa tidur dalam posisi seenaknya. Anda biasanya disarankan oleh dokter kandungan untuk tidur miring ke kiri. Beban pada rahim yang mendorong otot punggung ikut menambah nyeri.
Menjelang persalinan, sakit punggung ini juga bisa memburuk. Sebab, ligamen pada tulang belakang dan area pelvis meregang lagi untuk menyiapkan tubuh Anda melahirkan. Stres juga bisa memperburuk nyeri yang Anda rasakan.
Untuk mengurangi sakit punggung yang tak tertahankan, Anda sebaiknya tetap mempertahankan postur anatomi. Tetap aktif bergerak juga dapat memperkuat otot punggung dan meringankan nyeri.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan