Sampai Kapan Rambut Rontok Setelah Melahirkan?
·waktu baca 2 menit

Ada beberapa perubahan yang bisa terjadi pada ibu setelah melahirkan, salah satunya adalah kondisi rambut. Saat hamil, beberapa ibu mungkin jadi lebih berkilau dan tebal rambutnya, tapi setelah melahirkan rambutnya justru jadi rontok.
Ya Moms, rambut rontok setelah melahirkan disebut dengan effluvium atau alopecia postpartum. Kondisi tersebut terjadi karena rambut kembali memasuki fase istirahat (telogen) setelah sembilan bulan kehamilan berada pada fase pertumbuhan (anagen). Fase istirahat akan membuat rambut rontok lebih banyak dari sebelumnya.
Rambut yang rontok secara berlebihan mungkin membuat beberapa ibu khawatir dan tidak percaya diri. Lantas, berapa lama kondisi ini akan berlangsung?
Berapa Lama Rambut Rontok Setelah Melahirkan?
Peningkatan hormon estrogen saat hamil membuat rambut tumbuh lebat, tetapi saat kadar estrogen kembali normal setelah melahirkan akan menyebabkan kerontokan. Hal ini dijelaskan oleh dokter kandungan, Sejal Shah, MD seperti dikutip dari Parents.
“Saat hormon ibu kembali normal setelah kehamilan, ada penurunan kadar estrogen, yang menyebabkan kerontokan rambut berlanjut,” jelas dr. Sejal.
Perlu dipahami bahwa kondisi kerontokan rambut setelah melahirkan tentu berbeda pada setiap ibu. Ada yang mengalami kerontokan sejak 2-4 minggu setelah melahirkan, tetapi ada juga yang baru merasakannya pada 3 bulan setelah persalinan.
“Dibutuhkan waktu 2-4 minggu hingga 3 bulan agar rambut itu rontok. Itulah sebabnya kebanyakan ibu menyadari kerontokan rambutnya sekitar tiga bulan setelah melahirkan,” lanjut dr. Sajel.
Pada fase ini, ibu mungkin akan merasakan rambutnya yang seolah lebih rapuh. Mereka akan mendapatkan segumpal rambut setelah menyisir rambut, atau menemukan rambutnya yang berjatuhan di lantai hingga menempel pada pakaiannya.
Sehingga, hal yang wajar bila rambut akan terlihat lebih tipis setelah melahirkan. Namun, ini bukan kondisi permanen, yang artinya akan membaik seiring berjalannya waktu, Moms. Meski begitu, rambut juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk pulih, jadi Anda juga perlu bersabar, ya.
“Waktu untuk pemulihan bervariasi. Pada beberapa orang itu tiga bulan, pada beberapa orang itu enam bulan. Kadang-kadang bisa bertahan satu tahun,” pungkas dr. Sejal.
