Kumparan Logo

Selain Menangis, 5 Hal Ini Juga Sebabkan Suara Bayi Serak

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi menangis atau rewel. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi menangis atau rewel. Foto: Shutter Stock

Moms, Anda mungkin pernah mendengar suara bayi serak setelah menangis dalam waktu yang lama. Hal ini wajar, sebab, menangis berlebihan memang bisa membuat saluran pernapasan bayi tegang dan sakit, sehingga menyebabkan suaranya serak.

Namun, pada waktu tertentu, ibu mungkin mendengar suara bayi serak bahkan saat ia tidak menangis. Kondisi ini tentu akan membuat orang tua cemas dan khawatir. Lantas, apa penyebab suara bayi serak?

Dikutip dari Mom Junction, dokter anak Dr. Zafir Latchan, MBBS, DipPEM, MRCPCh, menjelaskan ada beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan suara bayi serak, sehingga perlu mendapatkan pemeriksaan dokter.

5 Penyebab Suara Bayi Serak

Ilustrasi bayi flu. Foto: Shutter Stock

Infeksi saluran pernapasan atas

Beberapa infeksi virus dan beberapa bakteri dapat menyebabkan laringitis (kotak suara yang meradang). Peradangan karena infeksi ini menyebabkan pembengkakan pita suara yang terletak di dalam laring, dan ini bisa menyebabkan suara bayi serak. Terkadang, infeksi virus juga menyebabkan bayi pilek dan batuk hingga suaranya serak.

Nodul vokal

Penggunaan pita suara yang berlebihan dapat menyebabkan nodul atau pembengkakan di tepi pita suara. Nodul merupakan jaringan jinak, tetapi dapat menyebabkan suara serak kronis, Moms. Bayi dan balita yang lebih besar sering kali bereksperimen dengan suara mereka dengan berlebihan, sehingga menyebabkan serak. Kondisi ini lebih sering terjadi di malam hari setelah suara digunakan seharian.

Ilustrasi Bayi Gumoh Foto: Sage Ross/Flickr

Refluks laringofaringeal

Refluks asam yang sering naik ke laring dapat mengiritasi nodul pita suara si kecil. Bayi dengan gastroesophageal reflux dapat memiliki suara serak. Namun, tidak seperti pada nodul pita suara, suara serak pada refluks laringofaring cenderung lebih buruk di pagi hari.

Alergi

Alergi dapat menyebabkan kelebihan sekresi lendir di saluran napas dari hidung ke bronkiolus. Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang disebut croup spasmodik pada beberapa anak. Namun, kasus ini biasanya disebabkan oleh alergen bukan infeksi, yang kemudian menimbulkan peradangan pada saluran pernapasan bayi sehingga membuatnya serak.

Iritasi

Pita suara bayi juga rentan mengalami iritasi yang menyebabkan serak. Iritasi bisa disebabkan oleh paparan bahan kimia dari asap rokok dan polusi udara dari asap kendaraan yang mungkin ditemui si kecil setiap harinya.

kumparan post embed