Seperti Apa Bau ASI yang Normal?

Ada banyak hal yang mungkin jadi pertanyakan ibu menyusui. Mulai soal cara menyusui bayi yang benar, soal produksi ASI yang bisa mencukupi kebutuhan bayi hingga soal bau ASI.
Perlu diketahui, rasa, warna, dan bau ASI berubah-ubah mengikuti makanan yang Anda konsumsi. Sehingga jika Anda sedang menjalani pengobatan, harus berhati-hati dan pastikan aman untuk ibu menyusui.
Adapun ASI perah yang Anda simpan, bisa juga berubah rasanya, warnanya, dan juga baunya. Menurut La Leche League International, beberapa ibu menggambarkan bau atau rasa sabun pada ASI perah mereka setelah disimpan. Sementara yang lain mengatakan ASI mereka berbau metalik atau amis atau tengik. Beberapa ibu juga mendeteksi bau atau rasa yang asam atau busuk.
Jadi sebetulnya, seperti apa sebenarnya bau ASI yang normal?
Bau ASI yang Normal Menurut Konsultan Laktasi
Angie Natero, Konsultan Laktasi Bersertifikat Dewan Internasional (IBCLC), mengatakan bahwa ASI harus memiliki bau yang sedikit manis atau seringkali tidak berbau sama sekali. Jika ASI Anda berbau sabun, itu bukan berarti ASI menjadi busuk atau kadaluarsa, tetapi biasanya karena ada enzim lipase yang berlebihan.
“Lipase tinggi tidak berbahaya bagi bayi, tetapi beberapa bayi akan menolak ASI ini karena rasa yang berbeda, sementara beberapa bayi menerimanya tanpa masalah sama sekali. Jika mengalami masalah ini dengan ASI, jangan khawatir, masalah ini umum terjadi pada ibu menyusui dan dapat diatasi dengan mudah, bisa konsultasikan dengan konselor laktasi,” jelasnya seperti dikutip dari Romper.
Tapi bagaimana cara mengetahui ASI Anda busuk? Angie mengatakan bahwa ASI yang baik, disimpan pada suhu kamar selama tiga hingga empat jam. Tetapi jika sudah busuk, akan memiliki bau dan rasa busuk seperti minuman atau makanan kadaluarsa lainnya.
Jika hal tersebut terjadi, Anda harus membuangnya dan memastikan untuk membersihkan dan mensterilkan botol atau wadah penyimpanan dengan benar. Sehingga lebih baik ASI perah disimpan di lemari es selama tiga hingga empat hari, setelah itu dapat Anda simpan di freezer hingga enam bulan.
Jadi ingat, untuk ASI perah, selama Anda menyimpannya dengan baik, higienis, dan mematuhi pedoman penyimpanan, ASI Anda akan aman dan bergizi untuk bayi. Mengenai baunya yang berubah, selama bayi bisa menerima perubahan baunya, berarti bau ASI Anda masih normal, Moms.
