Kumparan Logo

Singkong untuk MPASI Bayi, Kapan dan Bagaimana Memberikannya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Singkong sebagai MPASI Bayi, Kapan Boleh Diberikan? Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Singkong sebagai MPASI Bayi, Kapan Boleh Diberikan? Foto: Shutter Stock

Selain nasi, ada beragam jenis karbohidrat lain yang bisa jadi MPASI bayi. Mulai dari kentang, aneka pasta, roti, hingga singkong. Ya Moms, singkong memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi.

Jenis umbi-umbian yang mudah ditemukan di Indonesia ini juga terjangkau harganya. Untuk memahami cara mengolahnya dan kapan waktu yang tepat memberikan singkong pada bayi, baca terus sampai habis artikel ini.

Kandungan Singkong untuk MPASI Bayi

Singkong sebagai MPASI Bayi, Kapan Boleh Diberikan? Foto: Shutter Stock

Selain sumber karbohidrat, singkong juga mengandung serat, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang kecil. Medical News Today melansir, kandungan vitamin C, tiamin, riboflavin, dan niasin yang ada di singkong sangat baik untuk kesehatan kulit bayi dan kekebalan tubuhnya. Akar singkong juga mengandung kalium, kalsium, dan zat besi dalam jumlah sedikit.

Namun perlu diketahui juga, meski singkong adalah sumber makanan yang baik, orang tua perlu menyajikan singkong dengan menambahkan beberapa sumber protein dan mineral lain agar memenuhi prinsip gizi seimbang yang dibutuhkan bayi. Misalnya ditambah daging, ikan, sayuran, dan kacang-kacangan.

Umur Berapa Bayi Boleh Diberi Singkong?

Singkong sebagai MPASI Bayi, Kapan Boleh Diberikan? Foto: Shutter Stock

Solid Starts melansir, singkong dapat diberikan sejak bayi berusia enam bulan atau di awal masa pemberian MPASI. Namun, jangan pernah menyajikan singkong mentah pada si kecil. Karena, salah satu jenis umbi-umbian ini mengandung racun alami yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Karena itu bila hendak memberikannya pada bayi, masak lah singkong sampai benar-benar matang.

kumparan post embed

Selain itu, perhatikan pula tekstur singkong yang hendak diberikan pada bayi. Untuk si kecil yang baru berusia enam bulan, tekstur makanan yang diberikan harus lumat (puree). Jadi coba tumbuk singkong agar lebih mudah dimakan bayi dan juga mencegah risiko tersedak.

Seiring bertambahnya usia bayi, Anda bisa tingkatkan teksturnya sesuai kemampuan si kecil. Misalnya bila si kecil sudah menginjak usia 8 bulan, singkong bisa disajikan dalam bentuk finger food.