Suami Pelihara Jenggot, Ini 4 Masalah yang Perlu Diwaspadai dan Cara Atasinya

Banyak pria memilih memelihara janggut atau jenggot. Rambut yang tumbuh pada kulit daerah dagu, pipi, dan leher pria ini memang bisa mengubah penampilan seketika. Baik itu tambah maskulin, lebih dewasa atau semakin berwibawa.
Bagaimana dengan suami tercinta, apakah jenggotan juga? Bila ya, jangan lupa perhatikan kesehatan kulitnya. Sebab Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) mengingatkan, ada beberapa masalah yang sering ditemui pada pria dengan janggut atau jenggot.
Masalah yang dimaksud yaitu jerawat pada jenggot, ketombe pada jenggot, rambut jenggot yang tumbuh ke dalam dan pertumbuhan jenggot yang jarang dan tidak merata.
Lantas, bagaimana cara mengatasinya empat masalah ini agar kulit dan jenggot suami senantiasa sehat? Moms, ikuti tips dari PERDOSKI berikut ini:
1. Jerawat pada Jenggot
Hindari menyentuh jenggot karena dapat menyebarkan kumat pada jenggot.
Cuci wajah dua kali sehari dengan pembersih wajah lembut yang mengandung asam salisilat atau asam glikolat.
Bilas wajah hingga bersih dengan air suam-suam kuku.
Gunakan handuk bersih untuk mengeringkan kulit secara lembut.
Oleskan obat jerawat yang mengandung asam salisilat, benzoyl peroxide atau retinoid ke wajah.
Sisir jenggot dengan menggunakan sedikit kondisioner jenggot nonkomedogenik.
2. Ketombe pada Jenggot
Gunakan sampo anti-ketombe pada jenggot minimal sekali seminggu.
Bila terjadi ruam, atasi dengan hydrocortisone 1% solution, aplikasikan pada kulit di bawah jenggot setiap malam sebelum tidur.
Sisir jenggot dengan lembut setiap hari sebelum mencuci muka.
Rambut Jenggot yang Tumbuh ke Dalam
Untuk mencegah, cukur jenggot segera setelah mandi.
Sebelum mencukur, oleskan shaving cream bebas pewangi, biarkan jenggot selama 2-3 menit.
Cukur jenggot sesuai arah tumbuhnya rambut.
Bilas hingga bersih dengan air suam-suam kuku.
Tepuk-tepuk kulit secara lembut dengan handuk bersih, biarkan kulit sedikit lembab.
Oleskan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit.
Pertumbuhan Jenggot Jarang dan Tidak Merata
Pilih style jenggot yang memungkinkan untuk mencukur area dengan pertumbuhan yang jarang.
Biarkan jenggot tumbuh dan mengisi area yang jarang. Setelah jenggot tumbuh, gunakan beard wax untuk menata jenggot.
Konsultasikan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin sebelum mencoba terapi minoksidil atau hendak memakai obat untuk merangsang pertumbuhan rambut dan jenggot.
