Tahap Perkembangan Jenis Kelamin Bayi Dalam Kandungan

15 Maret 2019 17:11 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi dalam kandungan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi dalam kandungan. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Jenis kelamin bayi dalam kandungan adalah salah satu informasi yang mungkin paling ingin Anda ketahui selama masa kehamilan. Bahkan teman-teman, tetangga, dan kerabat pun ikut penasaran.
ADVERTISEMENT
Jenis kelamin bayi sebenarnya telah ditentukan sejak pembuahan. Embrio dengan kromosom XY akan menjadi bayi laki-laki, sedangkan dengan kromosom XX akan menjadi perempuan. Mengutip laman What to Expect, ada 70 gen di kromosom seks yang menentukan jenis kelamin.
Ilustrasi ibu hamil. Foto: Shutterstock
Begini tahap perkembangannya:
Usia 7-8 Minggu
Meski jenis kelamin bayi dalam kandungan sudah ditentukan sejak pembuahan, organ seksual janin belum terbentuk hingga usia 7-8 minggu. Sebelum itu janin laki dan perempuan masih tampak sama.
Baru pada usia 7 minggu, kromosom Y mengirim sinyal untuk produksi testosteron dan kelamin bayi laki-laki mulai berkembang. Tingkat hormon testosteron ini terus meningkat hingga usia 16 minggu kehamilan.
Kurangnya kromosom Y membuat organ reproduksi seperti testis tidak terbentuk pada bayi perempuan.
ADVERTISEMENT
Usia 11-12 Minggu
Pada usia ini, organ reproduksi internal sudah terbentuk sempurna pada bayi laki-laki. Namun alat kelamin eksternal, yakni penis belum terbentuk. Alhasil jika dilihat lewat USG bayi laki-laki dan perempuan belum tampak berbeda.
Ilustrasi hamil melakukan USG 4 dimensi Foto: Shutter Stock
Usia 14 Minggu
Mengutip buku Expecting Baby? The Complete Guide to Pregnancy, Birth, and Your Baby’s First Six Weeks, karya Dr Penelope Law dan Debbie Beckerman, alat kelamin eksternal sudah bisa dibedakan pada usia ini lewat USG. Anda tentu sudah menanti momen ini. Jadi bagaimana hasilnya Moms, laki-laki atau perempuan?
Usia 16 Minggu
Pada bayi laki-laki, penis dan skrotum sudah tampak lebih jelas pada usia kehamilan ini. Sementara pada janin perempuan, rahim, tuba Fallopi dan vagina mulai terbentuk.
ADVERTISEMENT
Usia 18 Minggu
Ovarium pada bayi perempuan sudah terbentuk. Pada bayi perempuan, organ seksual memang berkembang lebih lambat daripada bayi laki-laki.
Usia 20-22 Minggu
Perkembangan organ seksual pada bayi dalam kandungan terus berlanjut. Pada usia ini rahim pada bayi perempuan sudah terbentuk sempurna. Vaginanya masih terus berkembang. Menariknya, pada usia ini ovarium bayi sudah berisi 6-7 juta sel telur belum matang.
Sel telur itu akan berkurang menjadi sekitar 2 juta buah saat ia lahir. Hingga mencapai masa pubertas sel telur sudah berkurang menjadi sekitar 400 ribu selama masa produktifnya sebagai wanita. Hanya sekitar 400 sel telur yang kemudian matang lalu dilepaskan menjadi menstruasi atau bayi jika dibuahi.