Kumparan Logo

Tanda Bayi di Dalam Kandungan Lemas

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tanda Bayi di Dalam Kandungan Lemas  Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tanda Bayi di Dalam Kandungan Lemas Foto: Shutterstock

Setiap ibu hamil ingin bayi di dalam kandungan bisa sehat dan kelak lahir dengan selamat serta sempurna atau tanpa kekurangan apa pun. Untuk itu, biasanya dokter atau bidan menyarankan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan rutin yang sudah dijadwalkan. Hal ini guna memastikan tumbuh kembang bayi berjalan dengan optimal.

Namun, ada beberapa kondisi yang patut Anda waspadai selama kehamilan. Saat bayi di dalam kandungan lemas, misalnya. Kondisi ini biasanya terjadi di trimester ketiga kehamilan atau pada saat hari perkiraan lahir (HPL) sudah melewati waktu taksiran. Demikian yang disampaikan oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Muhammad Fadli, SpOG beberapa waktu lalu.

Tanda Bayi di Dalam Kandungan Lemas Foto: Thinkstock

Kata Dokter soal Tanda Bayi di Dalam Kandungan Lemas

Dokter yang praktik di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan ini menjelaskan, salah satu gejala atau tanda bayi lemas adalah gerakan bayi yang berkurang saat berada di dalam kandungan, Moms. Biasanya, kondisi ini terjadi karena ibu kekurangan kalori atau asupan makanan ibu tidak mencukupi.

Selain itu, kondisi bayi di dalam kandungan lemas juga bisa disebabkan oleh peredaran darah dari ibu ke janin yang terganggu. Bila kondisi ini terjadi saat HPL sudah melewati waktu taksiran, hal ini bisa terjadi karena plasenta yang menua.

Ilustrasi ibu hamil merasakan bayi di dalam kandungan menendang. Foto: Shutterstock

"Ibu hamil harus memantau gerakan janin secara berkala. Janin harus bergerak setidaknya 10 kali dalam waktu 12 jam," ujar dr. Fadli kepada kumparanMOM.

Sebaliknya, masih kata dr. Fadli, bila Anda merasa gerakan janin di dalam kandungan berkurang, sebaiknya segera konsultasikan hal tersebut ke dokter kandungan atau bidan.

Untuk itu, selama kehamilan --mulai dari trimester pertama hingga ketiga-- ibu hamil disarankan mengonsumsi makanan bernutrisi demi menunjang tumbuh kembang bayi di dalam kandungan. Selain itu, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan atau bidan agar perkembangan janin bisa terus dipantau.

kumparan post embed