Kumparan Logo

Tanda Hamil Lagi Saat Menyusui

kumparanMOMverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ibu menyusui. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ibu menyusui. (Foto: Thinkstock)

Tanda hamil akan selalu disertai perubahan signifikan pada tubuh wanita, tak terkecuali pada ibu menyusui. Frekuensi menyusui memang memegang peranan penting dalam menekan hormon reproduksi. Namun, respons tubuh Anda secara pribadi akan menentukan sendiri keberhasilan metode ini.

Bisa saja seorang ibu tidak sadar bahwa dirinya sedang hamil lagi, karena tanda hamil saat menyusui berbeda dari yang ia hadapi pada kehamilan sebelumnya. Nah Moms, apa saja tanda hamil saat menyusui? Berikut rangkumannya.

Tidak Menstruasi

Menstruasi  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Menstruasi (Foto: Thinkstock)

Menyusui bayi secara eksklusif dapat dijadikan sebagai alat KB alami. Seberapa sering Anda menyusui sangat menentukan keberhasilan KB ini. Hormon prolaktin yang dikeluarkan saat menyusui akan membantu menekan ovulasi, sehingga normal jika ibu yang menyusui eksklusif tidak menstruasi selama beberapa bulan setelah melahirkan.

Namun ingat, tidak menstruasi juga bisa menjadi tanda hamil, Moms. Jika Anda tidak menstruasi lebih dari enam bulan setelah melahirkan dan disertai tanda hamil lain seperti mual dan muntah-muntah, ada baiknya jika Anda segera mengeceknya ke dokter, Moms.

Tubuh Mudah Lelah

Ilustrasi Ibu Lelah Bekerja (Foto: THINKSTOCK )
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibu Lelah Bekerja (Foto: THINKSTOCK )

Saat masa menyusui, tubuh Anda memang lebih mudah merasa lelah ketimbang biasanya. Namun, rasa lelah karena menyusui tentu berbeda dengan rasa lelah akibat hamil. Saat hamil, Anda akan lebih sering merasa lelah. Dan jangka waktunya terjadi secara terus-menerus.

Produksi ASI Menurun

Akibat tubuh yang lelah, produksi ASI dalam tubuh pun akan menurun. Karenanya, bayi jadi tidak puas saat menyusu. Hal tersebut menyebabkan bayi rewel dan membuatnya sering berpindah-pindah payudara saat menyusu.

Warna ASI Berubah

Ilustrasi Produksi ASI Menurun (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Produksi ASI Menurun (Foto: Thinkstock)

Selain produksi ASI yang menurun, warna dan rasa ASI pun juga akan berubah, Moms. Warna ASI biasanya jadi lebih bening dan encer.

Merasa Kekenyangan

Meski belum makan, badan Anda menolak untuk menyerap makanan karena tubuh terasa lebih begah dan kenyang dari biasanya. Rasa begah ini juga disebabkan karena janin dalam kandungan mulai berkembang sehingga menyebabkan Anda jadi malas makan.

Payudara Nyeri saat Menyusui

Menyusui saat hamil sering menyebabkan puting nyeri. Hal tersebut dikarenakan adanya hormon kehamilan, Moms.

Pembesaran Rahim

Ilustrasi Pembesaran Rahim  (Foto: thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pembesaran Rahim (Foto: thinkstock)

Moms, rahim Anda akan kembali normal setelah Anda melahirkan, Bahkan 2 minggu setelah melahirkan, ukuran rahim Anda bisa kembali ke bentuk semula. Namun jika Anda merasakan rahim membesar dan timbul kontraksi saat menyusui, segera cek ke dokter, Moms. Siapa tahu itu merupakan tanda hamil.