Tanda Masalah Menyusu yang Dialami Bayi Usia 1 Bulan
·waktu baca 2 menit

ASI menjadi satu-satunya asupan nutrisi bagi bayi baru lahir. Tak hanya itu, ASI juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan perkembangan si kecil. Mengutip Healthline, ASI bermanfaat untuk membangun antibodi pada tubuh bayi, mengurangi risiko berbagai macam penyakit, meningkatkan berat badan dengan cara yang sehat, dan meningkatkan kecerdasan si kecil.
Namun, beberapa bayi mungkin mengalami masalah saat menyusu. Mengutip Healthy Children, berikut ini tanda-tanda masalah menyusu yang dialami bayi, terutama yang masih berusia 1 bulan.
Tanda Bayi Usia 1 Bulan Mengalami Masalah Menyusu
1. Bayi Terlalu Banyak Menyusu
Jika Anda memberikan ASI perah, bayi setidaknya mengonsumsi 120 – 180 ml setiap kali mengonsumsi ASI. Jika lebih dari itu, bayi mungkin akan memuntahkan sebagian atau semua ASI yang sudah diminumnya.
Selain itu, kotorannya menjadi cenderung lebih encer dan frekuensinya lebih dari delapan kali dalam sehari. Kondisi ini bisa menandakan bahwa bayi mengalami muntaber atau diare.
2. Bayi Terlalu Sedikit Menyusu
Ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa bayi terlalu sedikit menyusu. Saat disusui, ia mungkin akan berhenti menyusu kurang dari 10 menit.
Selain itu, si kecil juga jarang mengompol. Anda mesti waspada jika bayi bisa tidur lelap sepanjang malam. Pasalnya, bayi umumnya akan terbangun pada malam hari karena popoknya basah atau lapar. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa bayi mengalami dehidrasi.
Hal lain yang menjadi tanda bahwa bayi sedikit menyusu adalah frekuensi buang air besarnya yang berkurang dan kotorannya yang cenderung lebih keras dari biasanya. Selain itu, kulitnya juga akan menguning.
3. Bayi Mengalami Alergi atau Masalah Pencernaan
Kasus bayi alergi ASI cukup jarang terjadi. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), hal itu hanya dialami oleh 2 – 3 persen bayi. Kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu dan mempengaruhi rasa ASI, hingga menimbulkan reaksi alergi pada si kecil.
Beberapa tanda yang menunjukkan bayi alergi ASI atau mengalami masalah pencernaan saat menyusu antara lain memuntahkan sebagian atau semua ASI yang sudah dikonsumsi, muncul ruam kulit, dan kotorannya cenderung lebih encer serta frekuensinya lebih dari delapan kali dalam sehari. Dalam beberapa kasus, kotoran bayi juga disertai dengan darah.
