Tantangan Punya Anak dengan Jarak Usia yang Jauh
·waktu baca 2 menit

Jarak usia jadi salah satu pertimbangan orang tua saat akan menambah momongan atau anak. Beberapa ibu mungkin menginginkan anak dengan jarak usia yang dekat, namun, tak sedikit juga yang ingin punya anak dengan jarak usia yang jauh karena alasan tertentu.
Ya Moms, memutuskan ingin memiliki berapa anak dengan jarak usia tertentu memang jadi hak masing-masing orang tua. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan, jarak minimal kehamilan yang disarankan adalah 2 – 3 tahun. Tujuannya untuk memberikan waktu bagi tubuh ibu untuk kembali pulih dan agar ibu dapat merawat bayi dengan optimal.
Namun, beberapa orang tua mungkin memilih untuk memiliki anak lagi dengan jarak usia lebih dari tiga tahun. Mengutip VeryWell Family, ada beberapa keuntungan jika orang tua memiliki anak dengan jarak usia yang jauh, yaitu dapat memberikan perhatian pada setiap anak dengan optimal, memberi jeda bagi tubuh untuk hamil lagi, meminimalkan persaingan antar-anak, dan si kakak biasanya sudah paham dengan kehadiran adiknya.
Di sisi lain, punya anak dengan jarak usia jauh ternyata juga memiliki tantangan tersendiri. Apa saja itu?
Tantangan yang Umum Dirasakan Orang Tua yang Punya Anak dengan Jarak Jauh
1. Kehamilan Terasa Lebih Menantang
Setelah bertahun-tahun tidak hamil, Anda mungkin akan merasa kehamilan selanjutnya menjadi hal yang lebih menantang. Terlebih jika usia Anda sudah lebih dari 35 tahun. Pasalnya, kehamilan pada usia tersebut memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi.
2. Belajar Lagi Merawat Bayi
Setelah bayi lahir, Anda mungkin juga akan merasa kesulitan dalam merawat si kecil. Pasalnya, Anda sudah lama tidak mengasuh bayi dan mungkin harus belajar dari awal lagi.
3. Sulit Menemukan Aktivitas untuk Semua Usia Anak
Perbedaan usia yang jauh membuat masing-masing anak memiliki minat dan aktivitas yang bisa berbeda. Salah satunya dapat dirasakan saat menentukan tempat wisata keluarga. Ya Moms, si kakak mungkin ingin jalan-jalan ke tempat yang menantang, misalnya saja taman hiburan atau theme park. Namun, si adik mungkin lebih suka bermain di playground.
4. Sulit Menentukan Jadwal untuk Keluarga
Selain perbedaan minat, anak dengan jarak usia yang jauh juga memiliki kegiatan yang berbeda. Salah satunya adalah jadwal sekolah. Ya Moms, anak-anak mungkin akan memiliki jadwal kegiatan dan waktu luang yang berbeda, sehingga Anda bisa kesulitan dalam membuat jadwal untuk semua anggota keluarga.
