Kumparan Logo

Tips agar Anak Mudah Beradaptasi saat Masuk SD

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak yang baru masuk SD. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak yang baru masuk SD. Foto: Shutter Stock

Masuk SD untuk pertama kalinya mungkin menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus menegangkan bagi sebagian anak TK. Ya Moms, di satu sisi, mereka merasa antusias karena akan masuk sekolah baru. Di sisi lain, si kecil juga mungkin merasa takut karena akan bertemu dengan orang baru.

“Yang biasa anak rasakan adalah perasaan excited sekaligus tidak nyaman karena harus datang ke tempat baru dan asing,” jelas Agstried Elisabeth, psikolog pendidikan sekaligus co-founder Rumah Dandelion, saat dihubungi kumparanMOM pada Jumat (2/9).

Selain itu, perubahan dari segi belajar membuat anak perlu beradaptasi lagi. Tak sedikit pula anak yang merasa tidak percaya diri karena merasa kesulitan dengan pelajaran di SD.

“Tuntutan belajar di SD sangat berbeda dengan di TK, sehingga bisa jadi anak juga kehilangan kepercayaan dirinya bahwa mereka mampu, tidak seperti di TK yang mudah dan menyenangkan,” ungkap Agstried.

Nah Moms, berikut tips yang dapat Anda lakukan agar anak bisa mudah beradaptasi saat masuk SD.

Yang Perlu Dilakukan agar Anak Mudah Beradaptasi saat Masuk SD

Ilustrasi anak SD memperkenalkan diri di depan kelas. Foto: Shutterstock

Menurut Agstried, kunci penting agar anak bisa mudah beradaptasi saat masuk SD adalah membangun rutinitas di pagi hari seperti bangun pagi, sarapan, dan lain sebagainya. Pembiasaan tersebut dapat dilakukan jauh-jauh hari sebelum tahun ajaran baru dimulai.

“Membangun kebiasaan sekolah dari jauh-jauh hari supaya tidak susah bangun pagi setelah libur panjang, sehingga tidak terlambat ke sekolah,” kata Agstried.

Selain itu, sebelum sekolah dimulai, Anda mungkin bisa mengajak anak untuk bermain dengan anak yang akan masuk ke SD yang sama, terutama yang berasal dari TK yang sama. Hal ini bisa dilakukan 2 – 3 minggu sebelum anak resmi menjadi anak SD.

“Kalau ada teman TK yang masuk SD yang sama, bisa melakukan playdate sebelum masuk sekolah dan ceritakan bahwa temannya tersebut masuk SD yang sama juga,” tambah Agstried.

Saat anak mulai masuk SD, penting bagi orang tua untuk mengikuti perkembangan anak. Salah satunya dengan menanyakan seperti apa kegiatannya di sekolah.

“Di minggu-minggu awal sekolah, orang tua bisa fokus bertanya tentang bagaimana proses adaptasi anak di sekolah, seperti nama gurunya, ada siapa saja temannya, paling suka main dengan siapa, main apa, dan lain sebagainya,” pungkas Agstried.

kumparan post embed