Kumparan Logo

Tips Agar Anak Tak Pilih-pilih Makanan saat Liburan

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi makanan organik. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan organik. Foto: Shutterstock

Siapa yang sudah siap-siap merencanakan liburan keluarga untuk long weekend awal September? Ya, liburan keluarga memang paling aman dipersiapkan sejak jauh-jauh hari, Moms. Sehingga hal-hal yang tak terduga bisa diantisipasi lebih awal. Nah, salah satu kondisi tak terduga yang kerap membuat liburan jadi kurang maksimal adalah jika anak pilih-pilih makanan atau jadi picky eater.

Faktanya, dikutip dari laman Parents, 2 dari 3 orang tua di Amerika, mengaku anak mereka termasuk pemakan pilih-pilih. Bahkan, lebih dari separuh orang tua harus menyiapkan makanan terpisah khusus untuk si kecil.

Nah, agar liburan tetap lancar tanpa drama makan, yuk simak tips di bawah ini!

5 Cara Agar Anak Tidak Pilih-pilih Makanan saat Liburan

Restoran Noya, Makanan Thailand yang ada di Neo Soho Mall, Jakarta. Foto: Ela Nurlaela/kumparan
  1. Kenalkan Lewat Gigitan Pertama

    Ahli gizi pediatrik, Danielle Zold RD, LDN, CLC, CGN, menyarankan untuk memulai dengan porsi kecil atau sample size.

    Ajak anak mengenali bentuk, warna, atau aroma makanan tanpa tekanan. Anda juga bisa memberi kesempatan anak mencium, menyentuh, bahkan mencicipi sedikit. Langkah kecil ini membuat anak merasa lebih nyaman dan penasaran untuk mencoba.

  2. Latihan Sebelum Berangkat

    Jangan berharap anak langsung mau mencoba makanan baru di restoran atau hotel, Moms. Cobalah perkenalkan variasi menu lebih dulu di rumah.

    Misalnya, jika liburan ke negara dengan makanan khas tertentu, ajak anak mencicipinya sedikit demi sedikit sebelum berangkat. Dengan begitu, anak lebih familiar saat di perjalanan.

  3. Mulai dari Menu Anak-anak

    Saat di luar negeri atau hotel berbintang, jangan sungkan memesan menu anak-anak. Biasanya, porsinya lebih kecil, bahan makanannya sederhana, dan tampilannya menarik. Ini membantu anak lebih berani mencoba makanan baru dibanding langsung dari menu dewasa yang bisa terasa menakutkan.

  4. Utamakan Isi Piring

    Jika anak tetap sulit makan, jangan khawatir Moms. Yang penting, ada asupan dari kelompok makanan utama seperti protein, karbohidrat, dan sayur/buah.

    Anda dapat membuat kombinasi sederhana, protein + karbohidrat, agar anak tetap mendapat gizi seimbang.

  5. Selalu Sedia Makanan Andalan

    Liburan sering kali membuat rutinitas anak berantakan. Jadi, jangan lupa bawa camilan yang pasti disukai si kecil, seperti sereal, muffin, atau snack bar. Ini bisa jadi penyelamat saat anak menolak makan makanan hotel.