Kumparan Logo

Tips Agar Bayi Baru Lahir Tidak Rewel

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tips Agar Bayi Baru Lahir Tidak Rewel Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tips Agar Bayi Baru Lahir Tidak Rewel Foto: Shutterstock

Bayi baru lahir rewel terus? Moms, bersabar lah dan coba pahami. Bayi kecil Anda bisa saja tengah merasa kewalahan dengan kehidupan di luar perut ibu.

Ya Moms, bayangkan betapa hebatnya si kecil perlu beradaptasi setelah ia seolah-olah disentakkan dari dalam rahim yang hangat, nyaman dan aman ke dunia yang asing, dingin dan terang.

Jadi saat bayi rewel, coba beri ia bantuan agar dapat merasa lebih tenang dan nyaman. Bagaimana caranya?

Tips dari tim kumparanMOM berikut ini mungkin dapat berguna:

1. Jaga Bayi Tetap Hangat

Cara agar bayi baru lahir lebih tenang dan tidak rewel Foto: Shutterstock

Kulit bayi baru lahir belum bisa mempertahankan kehangatan tubuh dengan cepat sehingga bayi mudah kedinginan. Untuk membantunya, beri bayi baju tangan panjang, legging, kaus kaki, sarung tangan atau selimut katun.

Tapi hati-hati ya, Moms! Hindari memberi bayi baju berlapis-lapis, terlalu tebal atau terlalu rapat. Bila tubuhnya terlalu hangat, bayi akan selalu mengantuk dan tidak menyusu dengan baik.

kumparan post embed

2.Bedong Bayi

Bedong dapat membuat bayi baru lahir lebih tenang dan tidak rewel Foto: Shutterstock

Bayi baru lahir sekarang punya ruang yang lebih besar untuk menggerak-gerakkan tangan dan kakinya. Tapi gerakan-gerakan tersebut dapat memicu refleks kejut sehingga bayi kerap menghentakkan kaki atau tangannya. Refleks ini juga muncul sebagai respon terhadap suara keras atau sensasi seperti terjatuh.

Agar bayi lebih tenang, cobalah untuk membedong atau membungkus bayi dalam selimut. Ini akan membuat ruang gerak bayi terbatas seperti yang biasa ia rasakan di dalam rahim.

Meski begitu, bedong bayi seperlunya saja, ya. Jangan terlalu ketat karena dapat membuat bayi malah tidak nyaman.

kumparan post embed

3.Gerak-gerakkan Tubuhnya

Gerakan pelan membuat bayi merasa tenang dan tidak rewel Foto: Shutterstock

Selama sembilan bulan di dalam perut, bayi terbiasa 'ikut bergerak' sesuai dengan aktivitas harian ibu. Karenanya, setelah lahir pun, bayi suka bila tubuhnya dibuai, diayun lembut atau digerak-gerakkan. Ini membuat bayi baru lahir merasa aman dan nyaman, Moms.

Tapi hindari mengguncang bayi! Perlu diketahui, otot leher dan otak bayi masih lemah. Begitu juga pembuluh darahnya, berbeda dengan orang dewasa. Ayunan atau guncangan pada tubuhnya menjadi berbahaya, bahkan bisa menyebabkan cedera otak dan cedera kepala pada bayi. Hal ini dikenal dengan istilah shaken baby syndrome.

kumparan post embed

4. Biarkan Suara Berisik

Suara detak jantung ibu dapat membuat bayi tenang dan tidak rewel Foto: Shutterstock

Selain gerakan, bayi terbiasa dengan suara berisik di dalam rahim, sehingga suara berisik atau bising seperti suara mesin cuci, hair dryer, penyedot debu hingga denting peralatan makan yang sedang dicuci justru dapat membuat bayi merasa tenang.

Ada satu lagi suara favorit yang dapat menenangkan bayi: detak jantung Ibu! Itulah sebabnya dokter menyarankan bayi baru lahir di taruh di dada, agar ia bisa kembali mendengarkan suara detak jantung ibu yang jadi favoritnya.

5. Redupkan Lampu

Ruangan dengan cahaya redup dapat membuat bayi lebih tenang dan tidak rewel Foto: Shutterstock

Karena terbiasa berada di dalam rahim yang gelap, cahaya yang terlalu terang mungkin membuat bayi baru lahir tak nyaman bahkan jadi rewel. Maka usahakan lah agar cahaya di ruangan tempat bayi beristirahat agak remang-remang.

Cahaya lampu yang redup juga membantu bayi fokus pada benda-benda dalam jangkauan pandangannya, yang awalnya berjarak sekitar 20 cm - 38 cm dari wajahnya.

Lama-lama dia akan belajar membedakan siang dan malam jika Anda membiasakannya tidur dengan jadwal yang normal.

kumparan post embed