Tips Ajak Anak Berkebun seperti yang Dilakukan Sarwendah
·waktu baca 2 menit

Mengajak anak berkebun bisa jadi pilihan aktivitas menyenangkan sekaligus bermanfaat. Sambil berkebun, orang tua bisa mengenalkan anak-anak pada berbagai macam tanaman, melatih keterampilan motorik, sensori dan kognitif anak, mengajarkan anak bertanggungjawab, hingga meningkatkan bonding.
Semua ini, agaknya telah disadari oleh pasangan selebriti Ruben Onsu dan Sarwendah. Sebab keduanya diketahui kerap mengajak ketiga buah hatinya untuk berkebun terutama saat berkunjung ke vila pribadi mereka. Baru-baru ini misalnya, Sarwendah tampak mengajak Betrand, Thalia dan juga Thania untuk memanen kacang di kebun vilanya.
“Panen kacang,” tulis Sarwendah dalam keterangannya.
Dalam video tersebut, tampak Thalia dan Betrand yang bersusah-payah untuk mencabut pohon kacang dari tanah. Meski beberapa kali gagal, Thalia tidak menyerah begitu saja sampai akhirnya ia berhasil mendapatkan segenggam kacang. Sementara, si bungsu Thania hanya sibuk memperhatikan kedua kakaknya yang sedang panen kacang.
Berkebun dapat memberikan banyak manfaat untuk anak, misalnya menyehatkan tubuh karena tenaga ekstra yang digunakan saat bercocok tanam akan membakar kalorinya secara alami. Selain itu, anak juga akan belajar keterampilan baru seperti memotong, mencabut dan menanam tumbuhan yang bagus untuk kemampuan motoriknya.
Bagaimana dengan Anda Moms? Ingin ajak anak berkebun juga? Bila ya, coba ikuti tips dari kumparanMOM berikut ini:
Tips untuk Orang Tua Bila Ajak Anak Berkebun
Buat persiapan sebelum berkebun. Misalnya mengolesi kulit anak dengan tabir surya atau memberi anak topi dan sarung tangan.
Beri anak-anak peralatan sederhana yang tidak membahayakan, seperti ember, keranjang, dan juga sekop dari bahan plastik yang berukuran kecil.
Sebisa mungkin hindari penggunaan bahan kimia selama berkebun. Misalnya pupuk kimia dan pestisida.
Jauhkan anak dari lubang-lubang galian di daerah kebun yang dapat membahayakan si kecil.
Jangan biarkan anak memetik dan mengonsumsi buah langsung dari pohonnya saat berkebun, karena berisiko mengandung bakteri ataupun bahan kimia.
Waspadai paparan getah dan duri halus. Daun dan batang tanaman tertentu juga dapat menyebabkan iritasi kulit pada anak yang sensitif, Moms.
Sediakan kotak P3K sebagai persiapan jika anak-anak mungkin jatuh atau tergores sesuatu hingga terluka.
Siapkan juga air minum yang cukup. Aktivitas di luar rumah seperti berkebun rentan membuat anak dehidrasi.
Jangan lupa, ajari si kecil untuk mencuci tangannya sampai bersih menggunakan sabun setelah berkebun.
