Tips Ajak Balita Naik Pesawat Seperti yang Dilakukan Kimberly Ryder
·waktu baca 2 menit

Pesawat menjadi salah satu moda transportasi favorit keluarga yang ingin bepergian jauh seperti liburan. Transportasi ini pula yang dipilih keluarga Kimberly Ryder saat bertolak ke Bali beberapa waktu lalu.
Lewat salah satu unggahan di laman Instagram pribadinya, Kimberly membagikan potret putri bungsunya, Aisyah yang baru pertama kali naik pesawat untuk liburan.
“Kumpulan foto penerbangan pertama Aisyah,” tulis Kimberly dalam keterangannya.
Ya Moms, membawa anak usia balita naik pesawat seperti yang dilakukan Kimberly tentu bukanlah hal mudah bagi beberapa orang tua. Ada anak yang nyaman menikmati hal baru seperti naik pesawat, namun, tidak sedikit juga anak yang mungkin tidak nyaman sehingga bisa rewel sepanjang perjalanan.
Lantas, apa yang sebaiknya orang tua lakukan?
Tips Ajak Balita Naik Pesawat
Agar rencana liburan berjalan lancar, yuk, simak tips kolaborasi dari SafeKids Indonesia dan Liburan Anak berikut ini soal membawa anak naik pesawat:
Sebelum ke bandara
Pilih waktu keberangkatan yang sesuai dengan waktu istirahatnya anak, Moms. Bisa saat tidur siang maupun tidur malamnya anak.
Supaya anak tidak kaget, ceritakan hal-hal yang akan ia lihat, alami, dan rasakan selama berada di pesawat nanti.
Beri afirmasi positif tentang pengalaman naik pesawat.
Bawa barang-barang kebutuhan anak seperti popok, camilan dan mainan dalam tas kabin.
Saat di bandara
Gunakan stroller hingga di boarding gate. Beberapa bandara juga menyediakan peminjaman stroller, Moms. Bila tersedia di bandara yang Anda singgahi, stroller anak bisa dimasukkan ke bagasi ketika check-in.
Sebaiknya ganti popok anak sesaat sebelum boarding, demi meminimalisir harus menggantinya di pesawat. Terlebih untuk penerbangan yang berlangsung lebih dari tiga jam.
Saat boarding
Umumnya penumpang yang membawa bayi dan anak akan didahulukan. Meski begitu, tak perlu buru-buru masuk ke dalam pesawat, Moms. Karena terlalu lama di dalam pesawat sebelum akhirnya take off justru membuat anak bosan.
Di dalam pesawat
Sebelum pesawat take off, manfaatkan waktu untuk siapkan keperluan anak, misalnya mainan atau buku favoritnya.
Ingatkan anak lagi soal perubahan tekanan udara yang akan ia alami nantinya, sehingga bila itu membuatnya kurang nyaman, anak dapat maklum dan tidak khawatir berlebihan.
Selain tips yang telah disebutkan di atas, tanyakan ketersediaan car seat maupun safety belt extension untuk bayi dan anak di bawah usia 3 tahun. Beberapa maskapai penerbangan menyediakannya.
