Tips Atasi Nyeri Leher pada Anak
ยทwaktu baca 2 menit

Nyeri leher adalah salah satu bentuk nyeri tulang belakang yang umum terjadi pada anak - anak. Sebagian besar, nyeri leher bersifat ringan dan akan membaik dalam waktu dua minggu. Namun, bila tidak segera diatasi dapat mengganggu aktivitas anak hingga menyebabkan komplikasi.
Dikutip dari Mom Junction, nyeri leher biasanya disebabkan oleh ketegangan fisik dan otot leher, hingga peradangan sendi leher. Kondisi itu biasanya dipicu oleh posisi tidur atau duduk yang salah, ataupun terlalu sering membungkuk saat menonton dan bermain gadget.
Namun, nyeri leher pada anak juga bisa disebabkan oleh cedera berat atau penyakit lain. Misalnya saja infeksi kelenjar getah bening. Ya, kelenjar getah bening yang membengkak dan terinfeksi dapat mengiritasi dan menyebabkan kejang otot leher pada anak.
Nah Moms, ada dua cara untuk mengatasi nyeri leher pada anak, yakni menggunakan obat rumahan dan cara - cara lain, seperti minum obat tertentu, terapi, dan pengobatan alternatif. Berikut penjelasannya.
Cara Atasi Sakit Leher pada Anak dengan Obat Rumahan
Beberapa pengobatan rumahan untuk mengatasi sakit leher pada anak - anak, antara lain:
Kompres leher yang sakit menggunakan air dingin atau es batu yang dibungkus kain untuk meredakan rasa nyeri.
Kompres leher menggunakan waslap atau kain yang telah direndam air hangat untuk melemaskan otot - otot leher yang kencang.
Memperbaiki posisi tidur anak
Melakukan latihan peregangan, seperti menggerakan kepala ke depan dan ke belakang setidaknya tiga menit setiap harinya.
Kurangi melakukan aktivitas fisik yang menggunakan leher dan kepala.
Melakukan pendinginan setelah selesai olahraga
Mengubah gaya hidup, seperti makan - makanan bergizi seimbang, menjaga waktu tidur dan berat badan agar seimbang, aktivitas fisik secara teratur dan aktif.
Cara Lain Atasi Sakit Leher pada Anak
Melakukan perawatan farmakologis, seperti minum obat nyeri dan relaksan otot. Misalnya, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), obat opioid, antidepresan untuk meredakan nyeri dan kaku leher.
Terapi fisik, termasuk latihan peregangan dan perlu dilakukan evaluasi bertahap.
Pengobatan konvensional dan alternatif, seperti akupunktur dan yoga.
Terapi tulang belakang
Terapi jaringan lunak, termasuk pijat dan terapi di titik - titik pemicu nyeri leher
Nah Moms, bila si kecil mengalami nyeri leher terus menerus dan menjalar hingga ke lengan dan kaki, mengalami nyeri leher lebih dari dua minggu, sulit mengontrol otot lengan atau kaki, dan mati rasa sampai kesemutan, segera bawa ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
