Tips Atasi Pasokan ASI Berlebih
·waktu baca 2 menit

Produksi ASI menjadi salah satu faktor yang menunjang keberhasilan menyusui. Ya Moms, produksi ASI akan menentukan asupan nutrisi bayi tercukupi atau kurang setiap harinya.
Bagi ibu menyusui yang memiliki ASI lancar mungkin menjadi kebahagiaan tersendiri. Pasalnya, mereka tidak perlu cemas stok ASI untuk si kecil akan kurang. Namun, hal ini menjadi berbeda jika pasokan ASI yang melimpah disertai aliran yang deras bahkan menimbulkan payudara bocor.
Pasokan ASI berlebihan disertai aliran susu yang kencang dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada ibu dan bayi. Misalnya saja menyebabkan bayi tersedak dan batuk, hingga menggigit puting ibu saat menyusu.
“Pasokan ASI yang berlebihan membuat bayi –terutama yang baru lahir-- tidak dapat mengontrolnya dengan maksimal sehingga ia mudah batuk karena tersedak,” jelas konsultan laktasi, Leigh Anne O’Connor, seperti dikutip dari Romper.
Cara Atasi Pasokan ASI Berlebih
Mengutip La Leche League International, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi pasokan ASI berlebihan agar ibu dan bayi menjadi lebih nyaman saat sesi pemberian ASI.
Perah ASI lebih dulu selama 3-5 menit pada kedua payudara dengan kecepatan rendah sebelum mulai menyusui bayi.
Sesuaikan posisi menyusui dengan perlekatan yang tepat agar bayi merasa nyaman.
Berikan tekanan lembut di dekat areola untuk menghambat aliran ASI yang kuat dengan dua jari membentuk huruf V. Kemudian kurangi tekanan perlahan sesuai dengan tingkat kenyamanan bayi.
Cobalah untuk menyusui bayi hanya dengan satu payudara dalam satu waktu. Cara ini akan membuat ASI dalam satu payudara terkuras dan alirannya menurun, sehingga si kecil tidak perlu bekerja keras pada payudara yang masih penuh.
Bisa juga dengan memposisikan bayi duduk menghadap payudara dan ibu bersandar sedikit miring ke belakang. Posisi ini dapat membantu menghambat aliran susu, sehingga si kecil dapat mengontrol isapan dan terhindar dari tersedak.
Bantu bayi melepas payudara jika ia tersedak, batuk, atau tampak terengah-engah. Hentikan proses menyusui sesaat dan lakukan lagi ketika aliran ASI mulai melambat.
Jika payudara masih terasa penuh setelah bayi menyusu, perah kembali ASI untuk mencegah terjadinya sumbatan. Selain membuat ibu merasa nyaman, memerah ASI juga dapat membantu menjaga stok jika Anda sedang tidak bisa menyusui.
Ya Moms, itulah beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk mengatasi pasokan ASI berlebih. Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter atau konsultan laktasi apabila kondisi ini terus berlangsung dan mempengaruhi kualitas menyusui, ya.
