Tips Atur Jadwal Keluarga agar Terorganisasi dengan Baik
·waktu baca 2 menit

Setiap anggota keluarga bisa saja punya beberapa rencana berbeda setiap hari. Banyaknya kegiatan yang akan dilakukan, sering kali membuat bingung harus memprioritaskan yang mana dulu. Nah Moms, agar hal itu tidak terjadi, penting bagi Anda untuk mengatur jadwal keluarga agar terorganisasi dengan baik.
Menurut psikolog Michaela Bucchianeri, Ph.D., mengatur jadwal keluarga juga bisa menjadi cara untuk menjaga komunikasi keluarga tetap terjalin dengan baik karena semua janji atau agenda yang sudah direncanakan dapat terpenuhi.
“Mempertahankan kalender keluarga yang efisien adalah alat penting untuk mendukung komunikasi yang jelas dan meminimalkan hal-hal yang mengganggu,” jelasnya sebagaimana dikutip dari Verywell Family.
Dr. Bucchianeri juga menambahkan, mengatur jadwal keluarga dengan baik dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam keluarga, seperti mengurangi konflik dan stres di rumah.
Lantas, bagaimana cara mengatur jadwal keluarga dengan baik? Simak tips berikut ini.
Tips Mengatur Jadwal Keluarga
1. Gunakan Kalender yang Dapat Diakses Semua Anggota Keluarga
Dalam mengatur jadwal keluarga, penting untuk menggunakan kalender yang dapat diakses atau dilihat semua anggota keluarga, baik itu kalender cetak maupun aplikasi kalender di ponsel.
“Dari kalender kertas hingga aplikasi yang disinkronkan di seluruh pengguna dan platform, kita tidak pernah memiliki lebih banyak opsi untuk membantu kita dalam mengatur (jadwal). Ini semua tentang menemukan sistem yang cocok untuk keluarga Anda,” jelas Dr. Bucchianeri.
Jika Anda menggunakan kalender cetak, pastikan kalender tersebut diletakkan di ruang tengah supaya semua anggota keluarga dapat melihatnya. Untuk penggunaan aplikasi kalender di ponsel, Anda dapat menyetel pengingat agar tidak ada agenda yang terlewat.
2. Beri Kode Warna
Memberikan kode warna pada jadwal keluarga dapat membantu memperjelas prioritas acara tersebut. Selain itu, penggunaan warna juga dapat dicocokkan dengan orang yang memiliki agenda tersebut. Misalnya, Anda menggunakan warna pink untuk menandai jadwal Anda sendiri dan suami menggunakan warna biru untuk menandai agendanya.
3. Adakan Pertemuan Keluarga
Melakukan pertemuan keluarga penting dilakukan untuk mengatur jadwal agar tidak bentrok satu sama lain. Selain itu, pertemuan keluarga juga dapat dimanfaatkan untuk mendiskusikan acara bersama, seperti liburan, belanja di supermarket, dan aktivitas lainnya. Anda dapat melakukan pertemukan keluarga setiap satu bulan atau mungkin satu minggu sekali untuk membicarakan jadwal.
4. Pastikan Semua Berjalan dengan Baik
Setelah semua agenda terjadwal, pastikan semuanya berjalan dengan baik sesuai dengan yang sudah direncanakan. Anda juga dapat memberi tanda di kalender setelah agenda tersebut sudah dilewati.
