Kumparan Logo

Tips Cegah Kenaikan Berat Badan Pasca Menyusui

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi wanita menimbang berat badan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wanita menimbang berat badan. Foto: Shutter Stock

Ibu yang menyusui secara eksklusif selama enam bulan pertama, akan membakar 400-500 kilo kalori per hari untuk memproduksi ASI. Ini menjadi salah satu sebab banyak ibu yang mengalami penurunan berat badan selama fase menyusui.

Namun bagaimana saat bayi sudah disapih? Apakah berat badan akan bertambah atau kembali ke sebelum menyusui si kecil?

Bisa jadi, Moms! Saat menyusui, ibu membutuhkan banyak kalori untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan produksi ASI. Dengan demikian, nafsu makan akan meningkat, dan mungkin tetap seperti itu bahkan setelah menyapih. Akhirnya bisa saja terjadi kelebihan kalori yang berujung pada penambahan berat badan.

Tapi tenang, kumparanMOM punya tips untuk mencegah terjadinya kenaikan berat badan pascamenyusui.

Cara Cegah Kenaikan Berat Badan Ibu Usai Menyusui

Ilustrasi menjaga berat badan Foto: Shutterstock

Dokter Kandungan dari New York, Amerika Serikat, Brittany Noel Robles, MD, MPH, menyarankan para ibu untuk mengurangi asupan makan setelah berhenti menyusui. Ini supaya mengimbangi penurunan kebutuhan energi di tubuh.

“Tidak harus sekaligus. Anda dapat melakukan ini secara bertahap, dengan mengurangi ukuran porsi makan. Jangan sampai tidak makan, namun makanlah dengan porsi yang sedikit lebih kecil. Seiring waktu, rasa lapar dan nafsu makan akan menyesuaikan dengan asupan kalori yang Anda bawa,” jelas Brittany seperti dikutip dari Mom Junction.

Ilustrasi Berat Badan Foto: Dok. Shutterstock

Ia pun memberi beberapa tips untuk mencegah kenaikan berat badan setelah menyusui yang dapat dicoba ibu:

  • Perhatikan apa yang dimakan. Cobalah untuk mengurangi asupan makanan secara bertahap.

  • Hindari diet penurunan berat badan yang ekstrem karena pada akhirnya bikin Anda ngidam.

  • Dengarkan tubuh Anda dan makan hanya saat lapar. Jangan makan berlebihan.

  • Makanlah makanan ringan yang sehat, seperti buah-buahan dan kacang-kacangan, untuk memenuhi kebutuhan kalori.

  • Tetap aktif dengan berjalan kaki keliling area perumahan atau rutin berolahraga meski hanya di rumah saja, misalnya.