Tips Cegah Kesemutan dan Mati Rasa pada Ibu Hamil
·waktu baca 2 menit

Moms, pernahkah Anda merasakan sensasi kesemutan dan mati rasa saat hamil? Bila ya, jangan khawatir, sebab, dua kondisi ini normal terjadi akibat adanya tekanan berlebih dari pada saraf.
Ya Moms, saat rahim mulai tumbuh dan membesar, akan timbul tekanan pada otot, ligamen, dan saraf, sehingga menyebabkan sensasi kesemutan dan mati rasa pada beberapa bagian tubuh, terutama pada jari-jari tangan dan kaki. Pada beberapa ibu hamil, kesemutan dan mati rasa juga dapat meluas ke lengan disertai dengan rasa nyeri yang cukup parah, sehingga sering membuat Anda terbangun saat tidur di malam hari.
Selain tekanan pada saraf, kesemutan dan mati rasa selama kehamilan juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor, dan biasanya hilang dengan sendirinya setelah melahirkan. Misalnya karena perubahan hormon, anemia defisiensi besi, kekurangan vitamin B12, hingga komplikasi kehamilan, seperti preeklamsia dan diabetes gestasional.
Sebagian besar kondisi ini terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan, Moms. Sehingga, tak jarang cukup mengganggu aktivitas ibu hamil sehari-hari. Lantas, bagaimana cara mencegahnya?
Cara Cegah Kesemutan dan Mati Rasa pada Ibu Hamil
Moms, mungkin tidak ada cara khusus mencegah kesemutan dan mati rasa saat hamil, tetapi Anda bisa mengurangi kemungkinannya dengan menerapkan pola hidup sehat seperti beberapa cara berikut ini:
Konsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga kenaikan berat badan berlebih. Misalnya, mengurangi asupan garam, gula, dan lemak, serta meningkatkan jumlah asupan air putih.
Hindari minuman beralkohol karena racun di dalamnya dapat menyebabkan kerusakan saraf dan menimbulkan mati rasa.
Kurangi aktivitas yang melibatkan jari-jari tangan, seperti mengetik, merajut, dan menjahit karena dapat meningkatkan risiko terkena carpal tunnel syndrome.
Gunakan bra khusus ibu hamil yang dapat menopang tubuh, serta menghilangkan beban dari tulang dada dan tulang rusuk yang mungkin bisa memberikan tekanan berlebih pada saraf.
Perhatikan postur tubuh saat duduk, berdiri, atau tidur.
Gunakan sepatu yang sesuai bentuk kaki dan menggunakan sol yang lembut.
