Tips dari Dokter agar Ibu Hamil Tidak Demam saat Mau Melahirkan
ยทwaktu baca 3 menit

Siapa saja bisa terserang demam, termasuk ibu hamil yang mau melahirkan. Ya Moms, seseorang dapat dikatakan demam apabila suhu tubuhnya mencapai lebih dari 38 derajat celsius.
Umumnya, demam tak berbahaya. Tapi saat hamil, hal ini mungkin membuat Anda cemas dan bertanya-tanya apakah kondisi demam yang Anda alami akan berdampak pada bayi di dalam kandungan.
Namun sebaiknya, Anda tetap tenang dan tidak perlu khawatir berlebihan ya, Moms. Menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Thomas Chayadi, SpOG., demam merupakan suatu gejala yang tidak spesifik. Artinya, ada banyak penyakit atau kondisi yang bisa menyebabkan seseorang mengalami demam.
Dari kondisi yang tidak ada kaitannya dengan penyakit atau non-infeksi, demam saat mau melahirkan bisa saja terjadi karena ibu mengalami dehidrasi alias kurang minum. Selain itu, demam saat mau melahirkan juga bisa terjadi karena ibu mengalami infeksi, seperti infeksi saluran kemih (ISK).
"Atau juga ada ibu hamil yang mengalami infeksi lain yang disebabkan virus, misalnya sesaat sebelum melahirkan ada demam berdarah, atau batuk, pilek, infeksi saluran pernapasan atas, dan sebagainya," kata dr. Thomas kepada kumparanMOM baru-baru ini.
Apalagi, di masa pandemi yang belum juga berakhir hingga saat ini. Bisa saja, demam yang terjadi saat mau melahirkan juga menjadi suatu tanda dari COVID-19.
Lebih lanjut, dokter yang praktik di RS Pondok Indah, Puri Indah, Jakarta Barat ini memberikan tips kepada para ibu hamil agar tidak demam saat mau melahirkan.
Bagaimana Cara agar Ibu Hamil Tidak Demam saat Mau Melahirkan?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kini seluruh masyarakat masih menghadapi situasi pandemi COVID-19. Nah, untuk para ibu hamil, dr. Thomas menyarankan agar ada baiknya Anda melakukan isolasi mandiri --meski tidak sakit, supaya tidak tertular dari infeksi tersebut.
Selain itu, bila ibu hamil mengalami pilek, batu, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), diare, atau hal-hal lainnya yang membuatnya demam, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.
Adapun selama persalinan, tentunya ibu akan mengalami kontraksi atau mulas yang seiring berjalannya waktu akan terasa semakin hebat. Untuk itu, sebagai persiapan energi saat melahirkan, ibu harus minum yang cukup.
"Ada beberapa ibu enggak mau makan minum (saat mau melahirkan), tapi di saat kondisi seperti ini ibu harus terus berusaha supaya cairan sama energinya cukup. Jadi, harus makan minum selama proses persalinan. Walaupun hal ini tidak terlalu menyenangkan karena ibu alami mulas, tapi ibu harus tetap memastikan tidak dehidrasi," tutupnya.
Tak lupa, ibu juga perlu mengonsumsi makanan yang sehat dan istirahat yang cukup agar tidak demam saat mau melahirkan. Sebab, bila Anda melakukan aktivitas berat jelang persalinan, dikhawatirkan hal ini membuat kondisi tubuh menjadi drop alias menurun.
