Kumparan Logo

Tips Gunakan White Noise yang Aman untuk Bantu Bayi Tidur

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tips Gunakan White Noise yang Aman untuk Bantu Bayi Tidur Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Tips Gunakan White Noise yang Aman untuk Bantu Bayi Tidur Foto: Shutter Stock

Ketika bayi kesulitan tidur, Anda mungkin akan melakukan berbagai macam cara untuk membuatnya cepat terlelap. Mulai dari menyusuinya, menimangnya, mematikan lampu kamar, hingga menyanyikan lagu tidur.

Namun, pernahkah Anda mencoba menidurkan bayi menggunakan white noise? Ya Moms, seperti dikutip What To Expect, suara latar yang menenangkan seperti white noise, bisa membantu beberapa bayi tidur lebih cepat dan tidur lebih lama.

Sumber suara white noise bisa didapatkan dari suara vacuum cleaner atau hair dryer, mengunduhnya dari internet, langsung dari mesin pembuat white noise atau sesederhana membuat suara 'ssshhh' saat menidurkan si kecil.

kumparan post embed

Ya Moms, kebanyakan bayi baru lahir dapat tidur lebih nyenyak dengan suara bising daripada dalam keheningan. Ini karena bayi telah menghabiskan waktu berbulan-bulan di dalam rahim, dan terbiasa mendengarkan suara bising.

Meski demikian, apakah aman jika membantu bayi tidur menggunakan white noise? Berikut penjelasannya.

Penjelasan soal Tips Menggunakan White Noise untuk Menidurkan Bayi

Tips Gunakan White Noise yang Aman untuk Bantu Bayi Tidur Foto: Freepik

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan penggunaan white noise yang aman tidak lebih keras dari 50 desibel atau setara dengan orang berbicara normal. Namun, sebaiknya meletakkan white noise jauh dari tempat tidur bayi dan atur dalam volume rendah.

Jadi, AAP merekomendasikan bahwa mesin white noise harus ditempatkan setidaknya 2 meter dari tempat tidur bayi. Pasalnya, jika penggunaan white noise berlebihan, maka bisa meningkatkan risiko gangguan pendengaran terkait kebisingan, karena bekerja berdasarkan prinsip akumulasi kebisingan.

kumparan post embed

Apalagi jika white noise dimainkan dalam volume tinggi dalam jangka waktu lama, Moms. Menurut beberapa peneliti yang dikutip dari Safe Sleep Space, white noise juga dapat menyebabkan gangguan pemrosesan suara.

Sebab otak bayi cepat beradaptasi dengan suara, jadi efek panjangnya dapat menyebabkan masalah belajar, berbicara, dan bahasa. Bayi juga bisa sangat ketergantungan dengan white noise, lho. Sehingga, si kecil bisa saja tidak bisa tidur jika tidak menggunakan white noise, Moms. Meski begitu, beberapa bayi juga bisa saja tidak menyukai white noise, karena jengkel dengan kebisingan.

Ilustrasi white noise untuk bayi. Foto: Shutter Stock

Maka dari itu, Anda perlu lebih bijak saat menggunakan white noise untuk bayi. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan supaya penggunaan white noise aman.

  • Selalu baca petunjuk pabrik dan peringatan keselamatan di mesin pembuat white noise.

  • Jangan pernah meletakkan perangkat, ponsel, atau tablet white noise di dalam tempat tidur bayi.

  • Pastikan volume diatur ke rendah atau tingkat suara minimum dan tidak pernah lebih keras dari ini.

  • Matikan white noise setelah bayi tertidur.

  • Jangan pernah meletakkan mesin white noise di dekat kepala atau telinga bayi.

  • Letakkan mesin white noise sejauh mungkin dari tempat tidur bayi.

  • Gunakan hanya untuk beberapa saat, tidak lebih dari satu jam dan matikan white noise setelah bayi tertidur.

  • Cobalah untuk tidak menggunakan mesin white noise untuk setiap tidur.

  • Bicarakan dulu dengan dokter sebelum menggunakannya.

kumparan post embed