Kumparan Logo

Tips Kurangi Pengeluaran Selama Membesarkan Anak

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi seorang ibu sedang menghitung pengeluaran dan pemasukan keluarga. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang ibu sedang menghitung pengeluaran dan pemasukan keluarga. Foto: Shutterstock

Finansial menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan saat berkeluarga. Bahkan, hal ini perlu dibahas dengan pasangan sebelum menikah. Ya Moms, kebutuhan keluarga umumnya membutuhkan biaya yang cukup besar. Terlebih, biaya yang dikeluarkan untuk membesarkan anak mulai dari bayi hingga remaja juga tak sedikit.

Nah demi mencegah masalah finansial dalam keluarga di kemudian hari, ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan untuk mengurangi pengeluaran selama membesarkan anak. Simak tipsnya berikut ini sebagaimana dikutip dari Verywell Family.

Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan untuk Mengurangi Pengeluaran selama Membesarkan Anak

Ilustrasi menghitung pengeluaran. Foto: Shutter Stock

1. Tempat Tinggal

Tempat tinggal ini bukan berkaitan dengan seberapa besar rumah yang akan dibangun, melainkan jaraknya dengan sekolah anak dan tempat kerja Anda. Ya Moms, sebelum punya anak, sebaiknya Anda dan pasangan sudah menentukan rencana sekolah untuk si kecil. Setelah itu, Anda bisa memilih tempat tinggal di dekat sekolah tersebut untuk menghemat pengeluaran transportasi.

Namun, jika Anda berencana untuk memilih metode homeschooling untuk anak, tempat tinggal di mana pun mungkin bukan masalah selama itu nyaman untuk keluarga.

2. Sekolah

Masih berkaitan dengan poin pertama, Anda perlu menentukan juga sekolah seperti apa yang ingin Anda berikan untuk si kecil, apakah sekolah swasta atau sekolah negeri. Jika Anda berencana untuk memiliki banyak anak, tak ada salahnya menyekolahkan mereka ke sekolah negeri untuk menghemat pengeluaran. Namun, jika Anda memiliki dana lebih, sekolah swasta juga bisa menjadi pilihan.

3. Perawatan Anak

Ilustrasi ibu bekerja di rumah. Foto: Shutterstock

Perawatan anak ini berkaitan dengan rencana Anda dalam mengasuh anak nanti, misalnya apakah Anda berencana untuk menjadi ibu bekerja di kantor, ibu bekerja di rumah, atau ibu rumah tangga. Jika Anda memilih untuk bekerja, apakah Anda ingin anak dijaga oleh kakek-neneknya, babysitter, atau dititipkan ke daycare. Pada akhirnya, opsi yang Anda pilih akan menentukan seberapa besar pengeluaran Anda untuk merawat si kecil.

4. Makanan

Makanan mungkin menjadi hal yang paling esensial dalam membesarkan anak. Ya Moms, sejak usia 6 bulan, anak perlu diberi makanan berupa MPASI untuk mendukung tumbuh kembangnya. Tak hanya untuk anak, Anda dan pasangan juga membutuhkan makanan, bukan?

Salah satu cara yang sering disarankan untuk menghemat pengeluaran dalam hal makanan adalah memasak sendiri. Sebuah studi bahkan menemukan bahwa sering memasak makanan di rumah tak hanya menghemat uang, tetapi juga membantu untuk memastikan keluarga mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

Alih-alih menggunakan jasa asisten rumah tangga, ada beberapa cara yang bisa Anda coba jika Anda sibuk karena pekerjaan dan tidak sempat memasak, Di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Memasak makanan dalam jumlah besar yang bisa disimpan di dalam freezer dalam beberapa waktu dan siap disajikan kapan saja, misalnya ayam atau ikan yang diungkep bumbu kuning atau nugget homemade yang tinggal digoreng,

  • Pada pagi hari, buat makanan lebih banyak yang bisa disimpan untuk makan malam,

  • Siapkan rencana menu mingguan agar tidak bingung saat ingin masak,

  • Ajak suami dan anak untuk membantu memasak di dapur.

kumparan post embed