Kumparan Logo

Tips Lindungi Keluarga dari Polusi Udara Jakarta

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak dan ibu gunakan masker untuk lindungi diri dari polusi udara. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Anak dan ibu gunakan masker untuk lindungi diri dari polusi udara. Foto: Shutterstock

Sebagai ibu, Anda punya tugas untuk memastikan kesehatan seluruh anggota keluarga. Salah satunya dengan melindungi mereka dari dampak polusi udara yang bisa membahayakan kesehatan.

Ya Moms, beberapa waktu lalu polusi udara Jakarta sempat memburuk. Bahkan menurut data AirVisual, pada tanggal 25 Juni lalu Jakarta menjadi kota dengan tingkat polusi udara terburuk di dunia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahkan kini telah memperluas kawasan ganjil genap. Selain untuk menekan kepadatan lalu lintas di Jakarta, aturan tersebut dinilai bisa meningkatkan kualitas udara yang semakin baik.

Nah Moms, tak mau kan polusi udara sampai mengganggu kesehatan keluarga Anda? Menurut pakar nutrisi, dr. Tan Shot Yen, begini cara melindungi diri dan keluarga dari dampak polusi udara Jakarta.

Anak dan ibu gunakan masker untuk lindungi diri dari polusi udara. Foto: Shutterstock
  1. Setiap keluar rumah, gunakan masker dengan kualitas yang benar, yaitu masker N95. Bukan masker rumah sakit, bukan pula masker dengan bahan katun yang biasa digunakan untuk naik motor.

  2. Jangan nekat olahraga di luar rumah jika kondisi lingkungan sedang tidak memungkinkan.

  3. Cobalah untuk berdiskusi dengan tetangga di sekitar rumah agar tidak memanaskan kendaraan secara bersamaan di halaman rumah.

  4. Kolaborasi dengan lurah dan camat untuk melarang pembakaran sampah, termasuk sampah kebun.

com-Olahraga bersama keluarga Foto: Shutterstock
  1. Buang pengharum ruangan. Sebab, menurut dr. Tan, ini merupakan bagian dari polusi. Semprotan zat kimia semakin membuat toksik. Agar ruangan di rumah tetap harum, Anda bisa membersihkan rumah secara rutin, gunakan kain pel yang kering, tidak dipakai berulang dalam keadaan basah penuh bakteri, kuman atau jamur.

  1. Mulailah menabung untuk membeli air purifier dengan kualitas asli, jangan yang palsu. Anda bisa menggunakan air purifier yang mempunyai filter HEPA (high efficiency partuculate air). Pasang selama jam tidur malam agar kualitas udara yang dihirup selagi tidur bisa mempengaruhi kinerja tubuh.

  1. Rajinlah mengajak keluarga konsumsi sayur dan buah bukan penetralisir racun. Vitamin yang terdapat dalam sayur dan buah adalah senyawa yang cara kerjanya mencegah bukan mengobati apalagi menetralisir sesuatu yang sudah kebablasan. Kurangi pula makanan dan minuman tinggi gula, garam, lemak. Mulai dari bakwan goreng, keripik bayam, minuman kekinian dan masih banyak lagi.

  1. Ajarkan anak dan keluarga untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, agar di masa depan si kecil bisa menikmati kualitas udara yang lebih baik.

    kumparan post embed