Kumparan Logo

Tips Luluran yang Aman Bagi Ibu Hamil

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tips Luluran yang Aman Bagi Ibu Hamil. lulur. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tips Luluran yang Aman Bagi Ibu Hamil. lulur. Foto: Shutterstock

Ketika sedang hamil, rasanya Anda tetap perlu memanjakan diri sendiri dengan melakukan perawatan tubuh. Apalagi, tidak sedikit ibu hamil yang mengalami perubahan fisik dan psikologis selama kehamilan. Jadi, tubuh cenderung lebih mudah lelah dan pegal-pegal.

Nah Moms, salah satu perawatan tubuh yang bisa dilakukan adalah luluran. Terlebih luluran bisa dilakukan sendiri di rumah atau di salon. Tapi ketika kondisi sedang hamil, aman enggak ya?

Jawabannya, tetap aman kok, Moms! Selama hamil, kulit wanita akan mengalami peregangan. Belum lagi kondisi tubuh yang kelelahan atau muncul masalah kulit lainnya. Jadi, luluran bisa menjadi salah satu cara perawatan tubuh yang tepat.

Dikutip dari Mom Junction, lulur bekerja dengan mengelupas kulit secara lembut dan mengangkat sel-sel kulit mati. Itulah mengapa kulit jadi lebih halus dan bercahaya setelah luluran. Meski begitu, Anda tetap perlu memperhatikan produk lulur yang digunakan, yakni pilih yang berbahan alami dan bebas bahan kimia.

Misalnya, Anda bisa menggunakan lulur berbahan dasar garam atau gula, karena kulit tidak akan menyerap bahan-bahan tersebut secara mendalam. Namun apabila Anda memiliki kulit sensitif, hindari lulur berbahan dasar garam karena lebih 'keras' dan dikhawatirkan dapat merusak pembuluh darah. Jadi, pilihlah lulur berbahan gula yang lebih lembut dan menghidrasi, ya. Nah untuk lebih jelasnya, simak tips berikut ini!

Tips Luluran yang Aman Bagi Ibu Hamil

Ilustrasi ibu hamil melakukan luluran. Foto: Getty Images

1. Pastikan Bahan Dasarnya

Jika lulur Anda mengandung bahan kimia berbahaya, kulit Anda dapat menyerapnya dan menyebabkan komplikasi janin. Periksa labelnya terlebih dahulu sebelum membelinya.

2. Pilih Lulur dengan Bahan Alami

Pilihlah lulur yang berbahan alami dan organik. Lulur berbahan dasar gula dan garam memiliki beberapa emolien bekerja sangat baik untuk kulit.

3. Hindari Bahan-bahan Ini

Sebaiknya hindari menggunakan lulur yang mengandung minyak esensial, seperti kemangi, serai, dan sejenisnya karena dapat mengiritasi kulit. Hindari juga produk berbahan aloe vera karena dapat menyebabkan cacat lahir.

4. Pijat dengan Lembut

Penting untuk diingat bahwa lulur mengandung butiran, dan menggosokkannya terlalu keras justru bisa melukai kulit.

Selamat mencobanya, Moms!

kumparan post embed