Kumparan Logo

Tips Membangun Rutinitas Pulang Sekolah untuk Anak

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak makan setelah pulang sekolah. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak makan setelah pulang sekolah. Foto: Shutterstock

Di sekolah anak sudah melakukan banyak aktivitas seperti belajar dan bermain yang melelahkan. Sesampainya di rumah, ia tentu ingin beristirahat dan menghabiskan waktunya dengan santai.

Itu bukanlah hal yang salah, namun jangan sampai terlalu banyak waktu senggang anak terbuang sia-sia ya, Moms. Tidak ada salahnya menyiapkan rutinitas anak sepulang sekolah agar harinya lebih berkesan dan menyenangkan, namun jangan pula membuatnya kelelahan. Lantas, bagaimana caranya, ya?

Cara Membangun Rutinitas Pulang Sekolah untuk Anak

Ilustrasi anak bermain sepeda. Foto: Shutterstock

Mengingat anak-anak sudah lelah akibat aktivitasnya di sekolah, rutinitas di rumah harus didasarkan pada kebutuhan si kecil yang disesuaikan kondisinya. Jangan sampai, rutinitas yang terlalu padat di rumah justru membuat anak semakin kelelahan hingga jatuh sakit, Moms.

“Rutinitas sepulang sekolah sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan anak. Mereka perlu waktu untuk beristirahat sejenak dan memulihkan tenaga setelah seharian penuh berada di sekolah baru kemudian memulai aktivitas baru,” jelas psikolog anak, Maureen Healy, seperti dikutip dari Romper.

Saat membangun rutinitas pulang sekolah untuk anak, penting bagi orang tua untuk mengetahui dulu aktivitas apa saja yang sudah dilakukan si kecil di sekolah. Dengan begitu, ibu dan ayah bisa menimbah apakah daftar rutinitas di rumahnya sudah sesuai, terlalu berat, atau justru kurang untuk mengisi waktu luang buah hatinya.

Menurut Maureen, orang tua juga perlu memprioritaskan keinginan anak sebelum mengajaknya melakukan sesuatu. Tanya anak, apakah ia akan senang atau tidak. Jika anak menolaknya, tanya dengan baik apa alasannya dan berikan penjelasan secara bijak dengan bahasa sederhana soal manfaat dari aktivitas tersebut.

Ilustrasi ibu dan anak sedang bermain di dalam rumah. Foto: Shutterstock

Selain itu, orang tua juga perlu paham bahwa kebutuhan anak soal rutinitas hariannya berbeda-beda. Ada anak yang masih ingin bermain setelah pulang sekolah, tetapi, beberapa anak mungkin memilih untuk beristirahat saja di rumah.

“Setiap anak berbeda dan saat mereka tumbuh dan berkembang, sehingga rutinitas sepulang sekolah yang dibutuhkannya mungkin juga berubah. Si kecil yang masih di taman kanak-kanak dan sebagian di sekolah dasar mungkin masih menginginkan waktu bermain, sementara anak-anak lainnya yang lebih besar mungkin hanya butuh istirahat,” pungkas Maureen.

Bagi anak-anak yang masih bersemangat untuk beraktivitas, Maureen juga memberikan beberapa hal sederhana untuk dilakukan bersama seperti, makan camilan, bermain sepeda, menonton acara televisi anak-anak, mengerjakan tugas sekolah, atau ajak si kecil mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

kumparan post embed