Tips Memulihkan Diri Setelah Keguguran
ยทwaktu baca 2 menit

Ketika ibu hamil mengalami keguguran, tentu hal ini bisa jadi pengalaman yang traumatis dan menyakitkan secara mental maupun fisik. Biasanya, pemulihan fisik tergantung pada usia kehamilan, jadi akan semakin cepat pulih bila usia kehamilan semakin muda.
Namun, mengatasi masalah emosional setelah keguguran mungkin bisa jadi hal yang sangat sulit. Dibutuhkan beberapa minggu hingga bulan atau bahkan lebih untuk pulih secara emosional. Sehingga, berikut beberapa tips yang bisa dicoba untuk memulihkan diri setelah keguguran.
7 Tips Memulihkan Diri Setelah Keguguran
1. Istirahat
Setelah keguguran, ibu perlu waktu untuk sembuh karena telah melalui pengalaman traumatis. Jadi beristirahatlah sebanyak yang Anda bisa. Jangan lupa minum susu hangat jika tidak bisa tidur di malam hari. Bisa juga berolahraga ringan untuk mendapat tidur lebih nyenyak dan berkualitas.
2. Minum obat
Menurut Dokter Kandungan dari India, Dr. Sabiha Anjum, lewat tulisannya di FirstCry Parenting, biasanya ibu akan mengalami beberapa tingkat rasa sakit setelah keguguran. Jadi konsumsilah obat pereda nyeri jika dibutuhkan. Namun, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum meminumnya.
3. Hindari seks selama beberapa minggu
Hindari berhubungan seks dalam dua minggu pertama setelah keguguran karena tubuh masih dalam fase penyembuhan. Lebih baik tunggu sampai pendarahan berhenti dan leher rahim menutup. Jadi sangat penting jika berkonsultasi dulu dengan dokter kapan sebaiknya berhubungan seks lagi.
4. Jangan salahkan diri sendiri
Keguguran disebabkan oleh kelainan medis dan itu bukan salah ibu. Jadi, jangan menyalahkan diri sendiri dan coba lakukan kegiatan yang dapat mengalihkan pikiran.
5. Jangan stres
Setelah keguguran, biasanya hormon tidak akan stabil dan membutuhkan banyak waktu untuk kembali normal. Hormon juga akan berfluktuasi dan membuat ibu mudah tersinggung dan murung. Jadi coba alihkan perhatian Anda dan lakukan hal-hal yang disukai.
6. Berkomunikasi
Jangan memendam kesedihan sendirian, berbicaralah dengan orang-orang terdekat. Katakan apa yang dirasakan kepada orang-orang yang dekat dengan Anda, seperti teman, keluarga, atau mungkin psikolog. Ingat juga untuk berkomunikasi dengan suami, sebab dia juga kehilangan anaknya, Moms. Membicarakannya akan membantu kalian berdua sembuh dan dapat kembali melanjutkan hidup.
7. Lakukan pemeriksaan rutin
Kunjungi dokter secara teratur setelah keguguran, untuk memastikan bahwa tidak ada penyakit menular seksual (PMS), infeksi bakteri, atau masalah yang dapat menghambat kehamilan selanjutnya.
