Mom
·
20 November 2020 9:31

Tips Menyusui agar Bayi Kenyang

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tips Menyusui agar Bayi Kenyang (53250)
Bayi Sedang Menyusu. Foto: Shutterstock
Anda sebaiknya belajar tentang proses menyusui sejak hamil. Sebab, proses menyusui bisa bisa dibilang tak semudah yang dibayangkan, Moms!
ADVERTISEMENT
Namun, Anda tak perlu khawatir bila belum sempat melakukannya hingga hari persalinan tiba. Sebab, tak ada kata terlambat untuk terus belajar dalam proses memberikan ASI alias nutrisi terbaik untuk si kecil.
Tapi, bagaimana bila di tengah perjalanan memberikan ASI, ibu melihat bayinya tampak gelisah atau bahkan menangis padahal sudah disusui? Apakah itu menjadi tanda bahwa si kecil tidak kenyang alias masih lapar? Kira-kira apa yang harus dilakukan, ya, Moms?

Bayi Menangis atau Gelisah, Pertanda Tidak Kenyang Diberikan ASI?

Tips Menyusui agar Bayi Kenyang (53251)
Bayi menangis setelah disusui. Foto: Shutterstock
Dikutip dari La Leche League International, terdapat beberapa penyebab bayi gelisah saat menyusu. Salah satunya memang karena si kecil masih lapar. Ya Moms, menunda atau menjadwalkan pemberian ASI akan membuat sebagian besar bayi merasa tak bahagia. Hal inilah yang membuatnya gelisah atau rewel saat menyusu.
ADVERTISEMENT
Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan karena ia tak mendapatkan cukup ASI. Dalam hal ini, mungkin ia tidak menunjukkan kenaikan berat badan yang stabil. Oleh karena itu, tetap pastikan Anda selalu mengecek berat badan si kecil apakah sudah sesuai dengan kurva pertumbuhan anak yang direkomendasikan Badan Kesehatan Dunia (WHO) atau tidak.

Tips Menyusui agar Bayi Kenyang

Tips Menyusui agar Bayi Kenyang (53252)
ibu menyusui Foto: Shutterstock
Lantas, bagaimana caranya agar bayi kenyang saat proses menyusui berlangsung? dr. Margaret Mutiaratirta Sugondo, CIMI, Dokter Umum sekaligus Konselor Laktasi yang praktik di RS Pondok Indah, Puri Indah, Jakarta Barat ini mengatakan, ada beberapa hal yang perlu ibu menyusui perhatikan agar si kecil kenyang saat menyusu.
Pertama, Anda harus terus mengkaji apakah pelekatan bayi pada payudara dan posisi menyusui sudah tepat dan benar dilakukan. Hal ini agar transfer ASI dapat berjalan dengan efektif.
ADVERTISEMENT
Kedua, usahakan proses menyusui di satu payudara dapat berjalan setidaknya 10 menit atau sampai bayi melepaskan sendiri puting (tidak lebih dari 30 menit). Setelah itu, coba tawarkan ia untuk kembali menyusu di payudara lain untuk memastikan bayi masih mau menyusu atau sudah tidak mau karena kenyang.
Ketiga, bersabarlah, Moms! Ya, jangan putus asa atau merasa sedih bila bayi Anda menyusu dengan lambat atau tidak selancar yang Anda harapkan. Ia mungkin sama lelahnya dengan Anda. Terlebih bayi baru lahir sangat mudah mengantuk, sehingga Anda perlu tenaga ekstra agar ia terjaga untuk tetap menyusu.
Keempat, susui bayi sesering mungkin. Perlu Anda ketahui bahwa waktu normal bagi bayi menyusu adalah sekitar 8-12 kali setiap 24 jam, Moms. Semakin sering menyusui, semakin banyak pula produksi ASI untuk mencukupi kebutuhan gizinya yang akan terus bertambah.
ADVERTISEMENT
Nah Moms, itulah beberapa tips menyusui agar bayi kenyang. Semoga bermanfaat dan tetap pastikan si kecil tak kelaparan, ya!